WartaKita.org – Silvie Angelina Br Tarigan adalah lulusan Pendidikan Bahasa Inggris di UMN Al-Wasliyah Medan tahun 2021 lalu. Ia lahir di Tiga Binanga, 14 April 1998.
Gadis yang kerap dipanggil Silvie ini menyukai Bahasa Inggris sejak Kelas 4 SD.
“Saya kenal Bahasa Inggris sejak Kelas 4 SD. Dan saya langsung suka. Dulu, saya tidak tahu manfaat atau keuntungan jika tahu Bahasa Inggris. Saya suka tanpa alasan,” ucapnya ketika diwawancarai, Senin (5/12/2022).
Silvie pun menceritakan bagaimana ia mahir berbahasa Inggris. Sewaktu duduk di bangku SMP, ia mendapat materi pelajaran Bahasa Inggris tentang mengamati lagu Boy Band Westlife. Dan ia pun suka dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh Westlife tersebut.
Ia bertekad agar bisa bertemu dengan mereka. Maka, ia harus lebih mahir berbahasa Inggris. Selain belajar melalui lagu, ia juga belajar melalui film Barat.
“Kedua hal ini sangat membantu kita bagi yang sedang mempelajari Bahasa Inggris,” katanya.

Silvie menjelaskan, Bahasa Inggris adalah bahasa international yang banyak manfaatnya. Salah satunya, Anda bisa menjadi tour guide yang berbicara dengan wisatawan yang sedang berkunjung ke Indonesia.
“Bahasa Inggris juga mempunyai sejarah. Mulai dari bentuk Inggris kuno, Inggris pertengahan, Inggris modern awal, dan sekarang menjadi Bahasa Inggris,” jelasnya.
Silvie pernah mengikuti lomba UMN Debate Championship 2020 dan mendapatkan juara 6 antar universitas yang diselenggarakan di Kota Medan.
Anak dari pasangan Karya Agusta Tarigan dan Mulianta Sihaloho ini menjadi panutan anak muda di daerahnya.
”Bahasa Inggris itu mudah asal kita mau berusaha mempelajarinya. Sebab Anda bisa karena dipaksa,” tandasnya.

Selain menguasai Bahasa Inggris, Silvie juga mempunyai keahlian dalam Bahasa Mandarin. Bahkan saat ini, ia menjadi guru Bahasa Inggris dan juga Bahasa Mandarin di SD RK FR Xaverius Pasar III Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
“Akan tetapi, bagi saya lebih mudah berbahasa Inggris dibandingkan dengan Bahasa Mandarin karena Bahasa Mandarin menggunakan pinyin dan hanzi,” ujarnya.









