WartaKita.org – Pabrik AQUA Klaten mengajak sejumlah jurnalis yang bertugas di Kabupaten Klaten menanam pohon di Dukuh Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Kamis (16/12/2021).
Kegiatan yang mengusung tema “Jurnalis untuk Girpasang, tanam pohon spesies MPTS (Multi Purposes Trees Spesies)” ini juga melibatkan warga setempat.
Penanaman pohon ini bertujuan untuk melestarikan alam dan menjalin silaturahmi dengan media setelah sekian lama terbatasi karena situasi pandemi Covid-19.
Kepala Desa (Kades) Tegalmulyo Sutarno dalam sambutan mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Pabrik Aqua Klaten bersama jurnalis ini.
“Kami bersyukur dan merasa senang karena hari ini Girpasang dikunjungi oleh manajemen Pabrik AQUA Klaten dan para wartawan. Sebab tanpa diberitakan wartawan, masyarakat tidak tahu Girpasang. Kami berharap, penanaman pohon buah-buahan ini dapat berbuah dan berbarokah,” harapnya.
Kades Sutarno menyatakan, Desa Tegalmulyo ini terletak di lereng Gunung Merapi. Salah satu dusunnya yaitu Girpasang, yang memiliki keelokan pemandangan yang menarik dengan bentang topografinya.
“Kami telah menyediakan gondola untuk (membantu) pengunjung supaya bisa menikmati pemandangan dan memberikan pengalaman yang mengesan selama berkunjung di Girpasang. Kami berharap, kedepan, Girpasang menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik, dimana pengunjung bisa jalan kaki sampai ke Gua Jepang dan Gua Dawa,” katanya.

Sedang Stakeholder Relation Manager AQUA Klaten Rama Zakaria mengatakan, Desa Tegalmulyo memiliki peran sebagai daerah imbuhan bagi kelestarian mata air di Klaten.
“Studi Hidrogeologi yang dilakukan UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta menunjukkan bahwa area di Kecamatan Kemalang menjadi daerah resapan bagi mata air di Klaten. Namun demikian, Kemalang sendiri mengalami kesulitan penyediaan air. Karena itu, AQUA Klaten bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten membangun Embung Tirta Mulya yang diresmikan oleh Bupati Klaten pada Hari Air Sedunia tanggal 22 Maret 2017,” terangnya.
Rama Zakaria menambahkan, pandemi Covid-19 membatasi interaksi secara langsung. Karena itu, Pabrik AQUA Klaten mengadakan kegiatan “Jurnalis untuk Girpasang” ini.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin merawat lingkungan lestari, dan juga merawat perjumpaan dengan jurnalis Klaten. Kita berada dalam posisi yang sama dalam konsep penta helix pemangku kepentingan. Komunikasi semua elemen juga harus dirawat di masa pandemi ini,” jelasnya.
Sementara iru Kepala Pabrik AQUA Klaten I Ketut Muwaranata menjelaskan, dalam memperkuat visi One Planet One Health, dimana kesehatan bumi saling terkait erat dengan kesehatan manusianya, maka AQUA Klaten telah menanam, memonitor, dan mendata pohon-pohon yang ditanam di area tersebut.
Setiap pohon yang ditanam di tag atau ditandai titik koordinatnya, dicatat jenisnya, dimonitor pertumbuhannya, dan semua informasi tersebut bisa diakses secara online melalui aplikasi jejak.in.
“Saat ini, kita telah menanam 139,541 pohon sejak tahun 2013 dan tersebar di lahan yang dikelola masyarakat dan pemerintah. Kita juga menanam pohon di bentang alam sub DAS Pusur,” paparnya.

I Ketut Muwaranata mengemukakan, apa yang dilakukan Pabrik AQUA Klaten bersama jurnalis dengan menanam pohon di Dukuh Girpasang ini merupakan upaya bareng dalam menjaga kelestarian alam.
“Dengan menanam pohon ini, kita ingin menjaga kelestarian alam. Kita ingin mewarisi mata air (kepada generasi selanjutnya). Bukan mewarisi air mata. Maka kita lakukan penghijauan yang berkelanjutan,” tandasnya.
Terkait, Jurnalis Klaten, Djoko Sardjono menyampaikan apresiasinya atas kegiatan menanam pohon di Girpasang ini.
”Kami mengapresi kegiatan ini. Kami diajak menanam pohon alpukat, dan melihat langsung bagaimana daerah resapan air ini dikelola. Kami berinteraksi dengan penerima manfaat. Semoga pohon ini kelak dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat,” ucapnya.









