Angkat Dan Kenalkan Potensi Wisata, Prodi PR ASMI Santa Maria Yogyakarta Adakan Pameran Fotografi “Pesona Kulon Progo”

Pengunjung melihat foto-foto yang ditampilkan di pameran fotografi “Pesona Kulon Progo” di Panti Marhaen Kulon Progo, Sabtu (24/10/2020).

WartaKita.org – Program Studi Public Relations (PR) ASMI Santa Maria Yogyakarta mengadakan pameran fotografi di Panti Marhaen Jalan Tobanan, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (24/10/2020).

Pameran foto yang mengusung tema “Pesona Kulon Progo” ini diadakan untuk mengangkat pariwisata yang ada di Kulon Progo dan merayakan HUT ke 21 Program Studi Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia pameran fotografi, Gregorius Ivan Haryanto menjelaskan, pameran foto menampilkan karya dari 18 mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta semester 3. Mereka mengambil foto di empat objek wisata di Kulon Progo, yaitu Puncak Suroloyo, Kebun Teh Nglinggo, Puncak Widosari, dan Waduk Sermo.

“Ada 47 fotografi yang dipamerkan. Terdiri dari 10 foto di Puncak Suroloyo, 11 foto di Kebun Teh Nglinggo, 7 foto di Puncak Widosari, 18 foto di Waduk Sermo,” katanya.

Gregorius Ivan Haryanto menambahkan, pengambilan obyek foto di obyek wisata di Kulon Progo ini untuk mengangkat wisata yang ada di kabupaten ini agar semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Pameran foto ini juga bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman serta kreatifitas mahasiswa Prodi Public Relation ASMI Santa Maria Yogyakarta,” ujarnya.

Pembukaan pameran fotografi dilakukan oleh Manajer Program Panti Marhaen Kulon Progo Paulo Ngadi Cahyono didampingi Ketua Program Studi Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta Nur Dewi Wijayanti dan Dosen pengampu matakuliah Fotografi Yulius Pribadi. Pembukaan dilakukan dengan pemukulan kentongan.

Dalam sambutan, Paulo Ngadi Cahyono mengapresiasi pameran fotografi yang diadakan mahasiswa Program Studi Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta ini.

“Kami mengapresiasi pameran fotografi ini. Karena bisa membantu dan menambah wawasan dan kreativitas mahasiswa,” ucapnya.

Sedang Dosen pengampu matakuliah Fotografi Yulius Pribadi menyampaikan, melalui kegiatan pameran fotografi ini mahasiswa dipupuk dengan niat yang ikhlas, tulus, serta semangat dalam menjalankan acara.

“Setiap karya adalah ide yang terbang bebas,” tandasnya.

Wakil Bupati Kulon Progo Bapak Fajar Gegana bersama istri (tengah, batik biru) saat mengunjungi pameran fotografi di Panti Marhaen Kulon Progo, Sabtu (24/10/2020). Wakil Bupati Kulon Progo didampingi Dosen pengampu fotografi, Y Pribadi (kiri) dan ketua pantia pameran fotografi G Ivan (kanan).

Pameran fotografi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana beserta istri, Anggota Komisi B DPRD Provinsi DIY Sudarto, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kulon Progo Istana, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kulon Progo Dwi Nugroho, Manajer Program Panti Marhaen Kulon Progo Paulo Ngadi Cahyono, Wakil Rektor PGRI Kulon Progo Djoyo Sumpana, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo Nur Hadi Rahmanto, para Dosen Program Studi Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta dan keluarga, karyawan, alumni, dan mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta.

Dalam kunjungannya, Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana berterimakasih dan mengapresiasi pameran fotografi tersebut. Karena pengunjung bisa melihat potensi pariwisata yang dimiliki Kulon Progo.

“Dari pameran foto ini kita bisa melihat potensi pariwisata, menggali, dan kemudian mengoptimalkan potensi yang ada di Kulonprogo itu. Kami selalu mendukung kegiatan seperti ini. Kegiatan ini sebagai wadah, terutama bagi kalangan muda untuk mengeksplorasi semua potensi, khususnya di kulon Progo ini,” paparnya.

Pameran fotografi ini disambut baik pengunjung. Nuh,  pengunjung pameran mengatakan, dari pameran fotografi dia mendapatkan wawasan yang lebih luas tentang wisata di Kulon Progo. Karenanya, dia memberikan apresiasi terhadap karya mahasiswa ini.

“Saya menjadi lebih tau tentang tempat wisata di Kulon Progo. Khususnya Waduk Sermo, Kebun Teh Nglinggo, Puncak Suroloyo, dan Puncak Widosari,” ucapnya.

 

Pos terkait