DPR RI Endang Srikarti Handayani Jadikan Pasar Murah Sembako Sebagai Mediasi Dengan Rakyat

Endang Srikarti Handayani saat menyapa warga pada acara pasar murah sembako di Desa Pomah.

WartaKita.org – Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani mengadakan pasar murah 6.000 paket sembako di Desa Pomah, Kecamatan Tulung dan Desa Karanganom, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten pada Sabtu (23/12/2017).

Pada pasar murah sembako ini, Anggota Komisi VI DPR RI itu menggandeng sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Pertani, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, PT Djakarta Lloyd (Persero) dan PT Perusahan Listrik Negara (PLN).  

Bacaan Lainnya

Pada pasar murah ini, warga atau setiap kepala keluarga (KK) membeli paket sembako yang berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, dan 2 liter minyak goreng. Warga “menebus”-nya dengan Rp40 ribu per paket. Harga sembako ini tentu saja jauh lebih murah dibanding harga di pasaran.  

Dalam sambutan, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V (Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta) ini mengatakan, pasar murah sembako ini diadakan untuk menjembatani relasi dan komunikasi antara wakil rakyat (DPR) dengan rakyat yang diwakilinya.

“Sembako ini hanyalah untuk memediasi. Karenanya, saya datang ke sini tidak sendiri. Saya mengajak beberapa BUMN agar hadir untuk rakyat. Semoga kehadiran saya bersama BUMN ini dapat meringankan beban hidup masyarakat. Dengan demikian, keberadaan saya dan BUMN dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” harapnya.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menyatakan, sembako ini sengaja tidak diberikan secara gratis kepada warga. Tetapi, warga diminta untuk membelinya dengan nominal Rp40 ribu.

“Mengapa sembako ini tidak diberikan secara gratis? Karena saya tidak ingin rakyat saya dianggap “dhuafa”. Saya ingin rakyat saya sembodo. Dan perlu diketahui, uang yang terkumpul dari pasar murah sembako ini akan digunakan untuk membantu tempat-tempat ibadah. Jadi, saya juga mengajari masyarakat untuk senang ber-shodaqoh (berderma), agar kita mendapat ganjaran dari Allah,” terangnya. 

Sedang Kades Pomah Almadi mengaku senang dengan adanya pasar murah sembako ini.

“Kami senang, dan berterima kasih kepada Bu Endang yang mau mengadakan pasar murah sembako di Desa Pomah ini. Semoga pasar murah sembako ini dapat membantu warga kami, utamanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Pada hari itu, Endang mengadakan pasar murah sembako di Gedung Serbaguna Desa Pomah dan di Lapangan Merdeka Desa Karanganom. Di kedua tempat itu, warga rela mengantri dengan tertib untuk membeli paket sembako. Warga nampak senang usai membeli sembako yang harganya sangat jauh dari harga di pasaran itu. 

Pos terkait