Di Era Keterbukaan, Pemerintah Membutuhkan Pers

Muspida Klaten dan wartawan berfoto bersama.

WartaKita.org – Di abad digital dan di era keterbukaan informasi publik seperti sekarang ini, Pemerintah dituntut harus semakin cerdas. Apalagi jika mengingat perkembangan jumlah media yang meningkat signifikan dan semakin mudahnya akses internet sehingga membuat masyarakat dapat memperoleh beragam informasi.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Klaten Sri Winoto pada acara Sarasehan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 51 Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten di Gedung Sunan Pandanaran Komplek RSPD Klaten, Kamis (8/2/2018).

Bacaan Lainnya

“Pada titik inilah, media massa, baik itu media cetak, media elektronik, dan media online memiliki peran sebagai penyebarluasan informasi. Karena itu, peran pers menjadi salah satu pendorong terjalinnya komunikasi yang efektif antara Pemerintah dengan masyarakat,” katanya.

Bupati Klaten menyatakan, agar program kerja yang dirancang dan dilaksanakan oleh Pemerintah dapat berhasil, maka sangat membutuhkan bantuan dan peran pers. Setidaknya, keberhasilan itu dapat diketahui dan dipahami oleh publik karena pemberitaan pers.

“Melihat kondisi yang demikian itu, maka sudah saatnya Pemerintah bersama media menyusun langkah-langkah strategis, khususnya dalam pengelolaan komunikasi publik agar tercapai penyampaian informasi yang benar dan bernilai secara efektif kepada masyarakat,” ujarnya.

Sedang Kepala Bagian Humas Setda Klaten Wahyudi Martono menjelaskan, sarasehan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Klaten sebagai pengakuan dan penghargaan atas fungsi dan peran pers di era digitalisasi ini.

“Pers berperan penting. Tanpa bantuan pers, program dan informasi pembangunan tidak akan tersampaikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Wahyudi menambahkan, tema sarasehan ini adalah Membangun kerja kemitraan pelaku kehumasan dan pers dalam mewujudkan tata kelola informasi yang sehat.

“Dalam sarasehan ini, kami mengundang 220 orang, terdiri dari Muspida, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Dewan Kesenian, Dewan Bahasa Jawa, pelaku pers, perwakilan seniman, monitor RSPD, dan undangan lainnya,” paparnya.

Usai sambutan Bupati, ada pemberian penghargaan kepada penyiar RSPD Klaten dan wartawan Harian Jawa Pos Radar Solo, Angga Purendra. Kemudian, ada sesi foto bersama antara Muspida, Kepala OPD, dan pelaku pers.

Selanjutnya, diadakan sarasehan yang menampilkan dua narasumber, yaitu Praktisi Humas dari Yogyakarta, Ayu Helena Cornellia dan Redaktur Pelaksana Harian Solopos, Abu Nadif. Ayu Helena Cornellia menyampaikan materi mengenai Sinergi Humas dengan media. Sedang Abu Nadif memaparkan materi mengenai Media sebagai rumah penjernih informasi. Sarasehan ini dimoderatori wartawan senior Klaten, Djoko Sarjono.

Pos terkait