WartaKita.org – Setiap bulan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Klaten membutuhkan sekitar 2.000 kantong darah. Karenanya, untuk memenuhi kebutuhan darah tersebut, PMI Klaten bekerjasama dengan pihak lain, seperti instansi pemerintahan, swasta, lembaga, sekolah, perusahaan dan sebagainya.
Informasi ini disampaikan Bagian Administrasi Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Klaten, Muklis Raharjo pada kegiatan donor darah yang diadakan di Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten, Kamis (8/2/2018).
“Untuk memenuhi kebutuhan darah sejumlah itu, PMI Klaten senantiasa bergerak ke lapangan. Seperti hari ini. Kita mobile ke Rumah Sakit Cakra Husada Klaten untuk melayani donor darah. Jadi, setiap hari kita harus mobile untuk bisa memenuhi kebutuhan darah yang semakin meningkat itu. Rata-rata dalam satu bulan, ada peningkatan permintaan darah sekitar 100-200 kantong,” terangnya.
Sedang dokter PMI Klaten, dr Harimi Setiova menyatakan, saat ini, stok darah yang ada di PMI Klaten sebanyak 149 kantong darah. Data terakhir sampai pukul 8.00 pagi ini, di PMI Klaten ada 16 kantong darah untuk golongan A, 50 kantong untuk golongan B, 71 kantong untuk golongan O, dan 12 kantong untuk golongan AB.
“Jumlah ini belum termasuk tambahan dari donor darah di Rumah Sakit Cakra Husada Klaten yang saat ini sedang berlangsung,” katanya.
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan donor darah RSCH Klaten, Budi Susilo mengatakan, kegiatan donor darah ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 RSCH Klaten dan HUT ke-44 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), sekaligus menyambut Nurse Day (Hari Perawat) tahun 2018.
“Kegiatan donor darah ini diadakan oleh RSCH Klaten bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSCH Klaten. Kita berharap, dengan adanya donor darah ini, kita (selaku perawat) dapat mengabdikan diri kita kepada masyarakat. Selain itu, juga untuk mendukung Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat (Germas),” harapnya.
Kegiatan donor darah ini diikuti oleh perawat di internal RSCH Klaten, perawat yang tergabung di PPNI Klaten, dan masyarakat umum.









