WartaKita.org – SMK Negeri 1 Gantiwarno, Kabupaten Klaten mengadakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Gelar Karya Kethoprak di Gedung Cik Di Tiro sekolah setempat pada Kamis (22/5/2025).
Gelar Karya Kethoprak ini mengusung tema “Ekspresikan Seniku Lestari Budayaku”.
Plt Kepala SMKN 1 Gantiwarno Muhammad Woro Nugroho dalam sambutan menyampaikan, gelar P5 yang mengusung tema Kearifan Lokal dengan menampilkan seni kethoprak ini rutin diadakan setiap tahun. Hanya saja, format tampilan untuk tahun 2025 ini diadakan lebih sederhana.
“Ada 5 kelompok yang tampil pada Gelar Karya Kethoprak kali ini. Pemainnya adalah anak-anak Kelas X. Mereka menampilkan lakon Ratu Kaliyamat, Singasari, Ampak Ampak Singgelapura, Andhe Andhe Lumut dan Prahara Wilwatikta,” katanya.
Muhammad Woro Nugroho menyatakan, Gelar Karya Kethoprak ini bertujuan untuk ikut melestarikan seni budaya tradisional yaitu kethoprak. Selain itu, juga untuk pendidikan karakter bagi anak-anak.
“Karena dalam kethoprak ini ada hal-hal atau nilai-nilai yang baik yang bisa ditanamkan kepada anak-anak. Ini adalah salah satu bentuk pembelajaran yang nyata. Istilahnya learning by doing. Ada internalisasi nilai-nilai. Maka, Gelar Karya Kethoprak ini menjadi ikhtiar (upaya) bersama untuk melestarikan seni budaya tradisional, dan pendidikan karakter melalui seni kethoprak,” ujarnya.

Sedang Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabang Dinas V Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sihono mengapresiasi Gelar Karya Kethoprak yang diadakan SMKN 1 Gantiwarno ini.
“Gelar Karya Kethoprak ini untuk nguri-uri seni budaya Jawa. Harapannya, dengan kethoprak ini, anak-anak menjadi cinta akan seni budaya dan kearifan lokal. Karena itu, saya sangat berterima kasih kepada SMKN 1 Gantiwarno yang telah ikut nguri uri seni budaya tradisional. Ini patut ditiru, dicontoh oleh sekolah lain. Apalagi, Klaten ini adalah tempat dimana banyak budayawan dilahirkan. Seperti Dalang Ki Narto Sabdo. Maka, saya mengapresiasi kegiatan ini. Semoga jadi barokah bagi kita semua,” ungkapnya.
Sementara itu salah satu pemain kethoprak, Qonita yang memerankan dagelan Sumi mengaku senang bisa tampil di Gelar Karya Kethoprak ini.
“Saya senang bisa tampil (main kethoprak). Meski sebelumnya tadi saya sempat merasa takut, malu. Karena baru kali ini saya tampil bermain kethoprak, dan dilihat banyak orang. Untuk persiapan, sudah dari semester 2,” ucap siswi Kelas X TKJ B SMKN 1 Gantiwarno ini.

Gelar Karya Kethoprak ini berlangsung meriah dan gayeng. Para pemain tampil penuh semangat dan antusias. Penonton pun merasa terhibur.
Turut hadir menyaksikan Gelar Karya Kethoprak ini, sejumlah Kepala SMK di Klaten, pemerhati kethoprak, komite sekolah, dunia industri, perwakilan orang tua, para guru dan siswa SMKN 1 Gantiwarno.









