Cegah Terjadinya Resistensi, Mahasiswa KKN Undip Lakukan Sosialisasi “Bijak Menggunakan Antibiotik” Di Desa Cokro

Hasna Syifa Kamila saat memberikan sosialisasi “Bijak Menggunakan Antibiotik” di Desa Cokro pada Kamis (8/8/2024).

WartaKita.org – Menurut The Lancet Global Burden Disease, kasus AMR (Resistensi Antimikroba) secara langsung mengakibatkan 1,27 juta kematian di seluruh dunia pada 2019.

Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai 10 juta kematian pada 2050 dan menyebabkan beban ekonomi dunia sebesar US$100triliun.

Bacaan Lainnya

Secara umum, di negara berkembang resistensi obat dipicu oleh kualitas antiobiotik yang buruk, penyalahgunaan antibiotik, dan kemudahan memperoleh antibiotik.

Penggunaan dan penanganan antimikroba yang tidak tepat pada manusia, antara lain berbentuk peresepan yang berlebihan, peresepan antibiotik untuk penyakit nonbakterial, dan pasien yang tidak menyelesaikan program terapi.

Dari permasalahan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Hasna Syifa Kamila melaksanakan sosialisasi “Bijak Menggunakan Antibiotik” di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Kamis (8/8/2024).

Sosialisasi ini dilakukan dengan memberikan informasi mengenai pengertian antibiotik beserta contoh antibiotik yang biasa diresepkan oleh dokter, pengertian resistensi antibiotik, bahaya, serta penyebab adanya resistensi antibiotik.

Selanjutnya, penjelasan mengenai cara penggunaan antibiotik yang bijak dan juga penyalahgunaan antibiotik yang biasa dilakukan di tengah masyarakat.

Edukasi ini diberikan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti disertai fakta-fakta yang menarik, sehingga masyarakat lebih mudah memahami dan dapat mengerti informasi yang disampaikan narasumber.

Program sosialisasi berjalan lancar, dan disambut hangat oleh masyarakat. Ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari masyarakat mengenai cara bijak menggunakan antibiotik.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara bijak menggunakan antibiotic, sehingga dapat mencegah terjadinya resistensi antibiotik.

“Ketika digunakan secara tepat, antibiotik memberikan manfaat yang tidak perlu diragukan lagi. Namun bila dipakai atau diresepkan secara tidak tepat, dapat menimbulkan kerugian yang luas dari segi kesehatan, ekonomi, dan bahkan untuk generasi mendatang,” kata Hasna Syifa Kamila.

Pos terkait