Agar Bijak Dalam Memilih Kosmetik, Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Cek KLIK ke Ibu Dukuh Paten

Hasna Syifa Kamila saat menjelaskan materi terkait "Bijak Dalam Memilih Kosmetik” di Dukuh Paten pada Kamis (8/8/2024).

WartaKita.org – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Hasna Syifa Kamila mengadakan sosialisasi “Bijak Dalam Memilih Kosmetik” di Dukuh Paten, Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Kamis (8/8/2024).

Kegiatan ini diadakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu dan dihadiri para kader Posyandu serta ibu warga Dukuh Paten.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana memilih produk kosmetik yang aman digunakan sehari-hari karena masih banyaknya produk kosmetik ilegal yang beredar di pasaran.

Mahasiswa Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu menyampaikan, edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memeriksa keamanan produk kosmetik sebelum membeli produk tersebut.

Selama periode September 2022 hingga Oktober 2023, sebanyak 1,2 juta pieces dengan total nilai keekonomian mencapai Rp42 miliar tersebar di seluruh Indonesia, terutama di daerah DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan.

Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah melakukan pemblokiran (take down) terhadap 103.587 tautan penjualan produk kosmetik ilegal dan mengandung bahan dilarang atau berbahaya dengan nilai keekonomian sebesar Rp900 miliar.

“Penggunaan kosmetik ilegal memiliki risiko kesehatan berupa iritasi kulit, mata, tenggorokan, dan saluran pernapasan atas, gangguan sistem imun, bahkan cacat lahir pada janin,” kata Hasna.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN Undip berupaya memberikan panduan praktis mengenai pentingnya pengecekan apakah kosmetik tersebut telah aman atau belum dengan cara Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kadaluwarsa).

Hasna menjelaskan, kosmetik yang aman adalah kosmetik yang memiliki izin edar dari BPOM, tidak menyebabkan iritasi atau reaksi alergi kulit, tidak mengandung merkuri atau zat berbahaya lain, memiliki label kemasan dan komposisi yang jelas, serta memiliki tanggal produksi dan kadaluwarsa yang jelas.

Acara edukasi ini diadakan di rumah Umi Dukuh Paten pada pukul 10.00 WIB.

Bidan Desa Cokro, Salamah dalam sambutan mengapresiasi positif dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Undip yang telah mengadakan sosialisasi yang penting ini.

Edukasi diberikan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti disertai fakta-fakta yang menarik, sehingga masyarakat lebih mudah memahami dan dapat mengerti informasi yang disampaikan narasumber.

Kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan disambut hangat oleh masyarakat. Ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dari masyarakat mengenai cara bijak memilih kosmetik.

Hasna menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mengecek keamanan kosmetik, termasuk Cara Memeriksa Nomor Registrasi BPOM dengan menunjukkan bagaimana cara memeriksa nomor registrasi yang tertera pada kemasan kosmetik dan mencocokkannya dengan data di website BPOM.

Dan juga Mengidentifikasi Label dan Informasi Produk dengan menjelaskan elemen penting yang harus diperhatikan pada label kosmetik, seperti tanggal kedaluwarsa dan komposisi bahan.

Selama sesi berlangsung, peserta sangat antusias dan aktif bertanya seputar kosmetik.

Acara ditutup dengan kuis kecil, pembagian bingkisan bagi ibu yang dapat menjawab pertanyaan kuis dengan benar. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Dengan keberhasilan acara sosialisasi ini, mahasiswa KKN Undip telah memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Dukuh Paten tentang keamanan produk kosmetik.

Pos terkait