WartaKita.org – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten menggelar Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Klaten tahun 2024 di Pendapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten pada Kamis (16/5/2024) sore.
Sebanyak 130 anggota PPK dari 26 Kecamatan ini dilantik secara langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Klaten Primus Supriono.
Dalam kesempatan tersebut, Primus menyampaikan, 130 anggota PPK yang dilantik tersebut telah melalui serangkaian tahapan yang telah dijadwalkan.
“Anggota PPK yang terpilih bukan hanya karena lolos serangkaikan tes. Namun juga karena pertimbangan keterwakilan perempuan, disabilitas, agama, dan kekuatan sosial di tengah masyarakat,” katanya.
Selanjutnya, 130 anggota PPK yang dilantik pada Kamis sore tersebut akan mengikuti orientasi tugas PPK dalam Pilkada 2024 yang digelar pada 18-19 Mei 2024. Orientasi tersebut digelar dalam rangka memastikan seluruh anggota PPK melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.
“Untuk memastikan PPK dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, akuntabel dan berintegritas, maka pada tanggal 18 dan 19 Mei 2024 akan diselenggarakan orientasi tugas kepada anggota PPK. Materi pokoknya adalah orientasi tugas tentang kepemimpinan, kelembagaan, tata kerja dan hubungan antar lembaga, kode etik penyelenggara, tata kelola data pemilih, dasar-dasar teknis pemilihan pilkada dan lain sebagainya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan yang dibacakan Sekda Klaten Jajang Prihono berpesan kepada seluruh komponen dan lapisan masyarakat Klaten untuk ikut serta menjaga Pilkada 2024 agar dapat berjalan dengan damai.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan, penyelenggaraan pesta demokrasi harus dilandasi dengan rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
“Saya tidak ingin perbedaan sikap politik menjadi alasan sesama saudara untuk saling bertengkar. Tidak elok, hanya karena beda dukungan sesama teman harus berseteru. Persatuan dan keutuhan adalah modal kunci, harta termahal yang harus kita jaga guna mengawal perjalanan Kabupaten Klaten mewujudkan visi kita yaitu membangun Kabupaten Klaten yang Maju, Mandiri dan Sejahtera,” harap Bupati.









