Mendukung Tugas KPPS Pemilu, Paroki Cawas Adakan Misa Khusus

Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas Rama A Joko Purwanto, Pr berfoto bersama umat yang bertugas sebagai petugas Pemilu 2024 usai perayaan Ekaristi di gereja paroki setempat, Jumat (26/1/2024).

WartaKita.org – Pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 terus berjalan.

Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Cawas, Kabupaten Klaten melantik para Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu di Gedung SKB Cawas pada Minggu (21/1/2024).

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah janji kepada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (25/1/2024).

Desa Kedungampel, Kecamatan Cawas ditunjuk untuk mewakili Kabupaten Klaten dalam pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah anggota KPPS yang disiarkan secara online.

Sehari setelah pelantikan itu, Paroki Santa Maria Assumpta Cawas mengadakan perayaan Ekaristi secara khusus untuk para petugas KPPS yang beragama Katolik se Kecamatan Cawas pada Jumat (26/1/2024).

Tidak kurang dari 50 orang petugas Pemilu hadir di Gereja Cawas. Mereka yang diundang adalah umat Katolik yang bertugas di KPPS, Linmas, dan para saksi yang akan bertugas pada saat pemungutan suara nanti.

Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas Rama A Joko Purwanto, Pr dalam kotbahnya mengapresiasi para umat yang ikut terlibat dalam gawai demokrasi tahun ini yakni pemilu yang akan dilaksanakan tepat pada hari Rabu Abu, 14 Februari 2024.

Rama Joko menegaskan, mereka semua yang terlibat aktif dalam hidup kemasyarakatan mencerminkan wajah sosial Gereja bagi masyarakat luas.

“Anda semua adalah wajah-wajah Gereja dalam bidang kemasyarakatan yang langsung ambil bagian di tengah proses pemilu yang sedang berlangsung. Anda semua adalah garam dan terang dunia yang nyata dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata rama.

Rama Joko berharap, dengan keterlibatan langsung umat Katolik di tengah gawe masyarakat, Gereja dikenal sebagai wajah kerukunan, toleransi, keterlibatan dan menyatu sebagai warga bangsa.

“Saya sangat menghargai peran serta umat di tengah masyarakat dalam proses pemilu ini. Bertugaslah dengan baik, jujur, adil dan berdedikasi. Anda semua membawa nama Gereja karena kemarin Anda telah dilantik dan diambil sumpah yang dihadiri oleh Rama sebagai institusi resmi Gereja,” ujar rama.

Terkait, Elisabet Tri Budi salah satu petugas KPPS dari Lingkungan Santa Monika mengatakan, ini adalah pengalaman pertama menjadi petugas KPPS. Ia ikut mendaftar sebagai petugas KPPS agar bisa mengalami langsung membantu masyarakat di lingkungannya.

“Saya ingin punya pengalaman konkret terjun di tengah masyarakat,” ucapnya.

Sedang Ratna Wulan Ariani menyatakan, ini adalah pengalaman kedua kalinya ikut sebagai petugas KPPS. Ia merasa senang karena bisa punya banyak teman dan saudara di mana-mana.

“Dengan ikut terlibat di kegiatan masyarakat, saya punya banyak teman dan bisa diterima dalam pergaulan dengan siapa saja,” ungkapnya.

Pasti ada banyak motivasi dan niat baik dari para petugas KPPS ini. Tetapi yang bisa digarisbawahi, keterlibatan mereka sangat positif dan perlu didukung dari pihak Gereja. Maka Misa bersama ini menjadi wujud nyata dukungan dan kepedulian Gereja bagi mereka.

Rama Joko juga memberi pesan agar mereka menjaga stamina dan kesehatan karena tugas ini berat dan menguras tenaga.

“Semoga Anda semua sehat dan kuat sampai tugas ini selesai dengan baik dan lancar,” harap rama.

Pos terkait