Bekali Saksi Dan Tim TPS, Eko Prasetyo: Jangan Takut, Kita Menangkan PDI Perjuangan Dan Ganjar – Mahfud

Calon Anggota DPRD Kabupaten Klaten Daerah Pemilihan 2 dari PDI Perjuangan, Eko Prasetyo berpose “Salam Tiga Jari” bersama para saksi dan tim TPS Pemilu 2024 di Gedung Serbaguna Desa Tangkisan Pos, Sabtu (27/1/2024) malam.

WartaKita.org – Calon Anggota DPRD Kabupaten Klaten Daerah Pemilihan (Dapil) 2 dari PDI Perjuangan, Eko Prasetyo mengadakan pembekalan kepada saksi dan tim TPS (tempat pemungutan suara) Pemilu 2024 di wilayah binaannya di Gedung Serbaguna Desa Tangkisan Pos, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten pada Sabtu (27/1/2024) malam.

Para saksi dan tim TPS ini berasal dari 15 desa di Dapil 2, yaitu 10 desa di Kecamatan Jogonalan, 3 desa di Kecamatan Karangnongko, dan 2 desa di Kecamatan Gantiwarno.

Bacaan Lainnya

Tidak kurang dari 1500 orang hadir dalam kegiatan pembekalan saksi dan tim TPS pada malam itu. Sehingga pihak penyelenggara “terpaksa” harus menambah kursi di luar gedung.

Eko Prasetyo menyatakan, hari pemungutan suara (coblosan) Pemilu tinggal sesaat lagi. Karena itu, saksi dan tim TPS harus siap jiwa dan raga untuk memenangkan PDI Perjuangan dan pasangan Ganjar – Mahfud.

“Para saksi dan tim TPS harus sudah siap. Karena tugas saksi bukan hanya di TPS saja. Sebelumnya, para saksi bertugas untuk mengkondisikan keluarga masing-masing, saudara, dan tetangga. Karena para saksi itu adalah orang pinilih, maka harus mampu mengkondisikan pemilih di sekitarnya,” katanya.

Komandan Tempur Elektoral (KomandanTe) Bintang 2 itu mengatakan, tim TPS juga akan melakukan pergerakan yang sama.

“Tim TPS juga bergerak. Pergerakan kita sudah jelas. Dari sejumlah 1256 orang yang tergabung di tim TPS yang malam ini hadir semua, ditambah tim yang lain, ini akan menjadi pergerakan yang luar biasa. Kita siap memenangkan PDI Perjuangan dan Pak Ganjar. Kita nggak usah takut. Kita yakin, menang di 14 Februari nanti,” ujarnya.

Pendamping dari Badan Saksi Pemilu PDI Perjuangan, Andan memberi pengarahan kepada para saksi dan tim TPS Pemilu 2024 di Gedung Serbaguna Desa Tangkisan Pos, Sabtu (27/1/2024) malam.

Sementara itu Pendamping dari Badan Saksi Pemilu PDI Perjuangan, Andan menjelaskan, saksi Pileg dan Pilpres akan ditugaskan di TPS masing-masing. Para saksi ini akan menggunakan aplikasi Hitung Mandiri dari PDI Perjuangan.

“Jadi, tugas saksi TPS adalah mengaplikasikan hitung cepat mandiri. Dalam penghitungan cepat mandiri ini nanti diharapkan para saksi Pileg dan Pilpres harus betul-betul memahami dalam penginputan data hasil pemilu. Karena itu, penginputan hasil pemilu nanti menjadi ujung tombaknya para caleg,” terangnya.

Andan menandaskan, aplikasi hitung cepat mandiri itu sangat penting sekali. Karena hasil dari penghitungan suara itu langsung masuk ke DPD PDI Perjuangan.

“Jadi, DPD bisa segera mengetahui, jumlah suara yang sudah masuk dari TPS. Maka dari itu, saksi Pileg dan Pilpres perlu bekerja secara teliti, cermat, dan cepat,” pesannya.

Andan menerangkan, tugas dari saksi Pileg dan Pilpres adalah mengamankan form C1.

“Kita ketahui bersama bahwa untuk memenangkan Pemilu atau partai, yang perlu kita cermati adalah pertama, kita memastikan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) di tiap TPS. Kedua, memastikan jumlah yang hadir dan mencoblos. Jumlah itu harus sama dengan surat suara yang ada di kotak suara. Jangan lebih,” tandasnya.

Ia menambahkan, DPD PDI Perjuangan mengimbau bahwa pemenangan pemilu itu tidak hanya ditentukan oleh siapa dan jumlah yang mencoblos. Tetapi juga ditentukan oleh siapa yang menghitung.

“Jadi teman-teman saksi nanti harus benar-benar cermat. Harus benar-benar kritis ketika ada intimidasi-intimidasi (atau kecurangan-kecurangan) yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada di TPS,” ucapnya.

Pos terkait