Menuju Tahun Emas 2045, Kadarwati: Generasi Muda Harus Berideologi Pancasila

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati berfoto bersama para pejabat dan peserta Focus Group Discusion di Aula Balai Desa Meger, Jumat (19/1/2024) sore.

WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati menggelar Focus Group Discusion (FGD) di Aula Balai Desa Meger, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jumat (19/1/2024) sore.

Focus Group Discusion yang mengusung tema “Menuju Tahun Emas 2045,  Diperlukan Pendidikan Tentang Ideologi Berbangsa Dan Bernegara” ini dihadiri Camat Ceper Seniwati, para Kepala Desa se Kecamatan Ceper, Caleg DPRD Kabupaten Klaten Hari Wibowo, Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Ceper, Pengurus Ranting PDI Perjuangan se Kecamatan Ceper, dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa (Kades) Meger, Eko Haryono dalam sambutan merasa senang dan bangga karena Kadarwati mengadakan kegiatan FGD di desanya.

”Saya sangat senang dan bangga Ibu Kadarwati mengadakan pendidikan politik bagi generasi muda di Aula Balai Desa Meger ini. Karena generasi muda itu memang perlu diberikan pendidikan politik tentang ideologi Pancasila,” katanya.

Sedang Camat Ceper Seniwati mengatakan, Indonesia mempunyai ideologi negara yaitu Pancasila. Ideologi Pancasila ini harus terus dipertahankan dan dilestarikan.

“Ideologi Pancasila ini merupakan gagasan pendiri bangsa, yaitu Proklamator Bung Karno. Karena itu, kita harus ingat “Jasmerah”, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Untuk itu, kita harus bersatu padu untuk menegakkan Pancasila,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati saat menyampaikan materi Focus Group Discusion di Aula Balai Desa Meger, Jumat (19/1/2024) sore.

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati menyampaikan, generasi muda harus memperkuat jiwa dan semangat nasionalisme serta wawasan kebangsaan dan keindonesiaannya yang berbhineka tunggal ika.

“Meski kita berbeda-beda dan bermacam-macam suku, agama, budaya dan bahasanya, tetapi kita tetap satu kesatuan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berideologi Pancasila dan berdasarkan Undang Undang Dasar 1945,” tandasnya.

Kadarwati menjelaskan, untuk menuju Tahun Emas 2045, mulai sekarang, generasi muda harus dipersiapkan untuk menghadapi proses regenerasi kepemimpinan bangsa di masa depan. Caranya, dengan memberikan pendidikan politik yang berdasarkan ideologi negara Pancasila.

“Pemimpin bangsa di masa depan haruslah orang yang berideologi Pancasila untuk menuju bangsa dan negara Indonesia Raya, Indonesia yang besar sebagaimana dicita citakan oleh para pendiri bangsa. Para pendiri bangsa memiliki cita-cita luhur yaitu mewujudkan bangsa Indonesia sebagai masyarakat yang adil dan makmur,” terangnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk ini menyatakan, orang yang tidak berideologi Pancasila itu berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Meskipun orang itu pintar, tetapi bila tidak memiliki jiwa dan ideologi Pancasila, itu sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara,” ungkapnya.

Terkait, Caleg DPRD Kabupaten Klaten Hari Wibowo menambahkan, kegiatan FGD ini sebagai wujud keterlibatan Kadarwati sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Keterlibatan itu membuktikan bahwa dewan dari PDI Perjuangan selalu menyatu bersama rakyat,” ucapnya.

Pos terkait