WartaKita.org – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Klaten menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten pada Kamis (1/11/2018).
Bursa Inovasi Desa yang dibuka Bupati Klaten Sri Mulyani dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Klaten Agus Riyanto dan sekitar 1.500 tamu undangan ini menampilkan 70 produk inovasi desa.
Kepala Dispermades Kabupaten Klaten Jaka Purwanto dalam laporan mengatakan, bursa inovasi desa merupakan pelaksanaan program inovasi desa (PID) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia.
Dari 70 inovasi desa yang ditampilkan terdiri dari stand pariwisata yang ditampilkan 26 kecamatan se Klaten, dan selebihnya stand nonwisata yang meliputi pelayanan sosial dasar seperti pelayanan difabel, pertanian organik, dan pengelolaan sampah.
“Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas. Tujuan program ini antara lain untuk mendukung pembangunan desa yang lebih kreatif dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal dan pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Jaka Purwanto pun mengucapkan terima kasih kepada Tenaga Ahli Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) tingkat kecamatan dan desa yang sudah mendukung dan menyukseskan acara bursa inovasi desa ini.
“Dengan bursa inovasi desa ini diharapkan dapat memacu desa yang lain untuk memanfaatkan dana desa guna mengembangkan potensi desa dan masyarakat di desanya masing-masing ke arah kemajuan yang lebih baik,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah, Nadi Santosa menyatakan, kegiatan program inovasi desa merupakan program dari Kemendes PDTT yang didukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Gubernur Jateng mendukung agar penggunaan dana desa dapat mewujudkan 1 desa 1 inovasi sehingga menjadi tantangan Pemerintah Desa dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki.
“Program inovasi desa membuktikan bahwa dana desa dapat menumbuhkan inovasi sesuai potensi yang dimiliki desa. Program ini didukung dana dari Pemerintah Pusat lalu difasilitasi Provinsi Jawa Tengah dan dilaksanakan Dispermades Kabupaten, sehingga bursa inovasi desa ini merupakan program sinkronisasi. Yang terpenting, setelah melihat bursa ekonomi desa ini, setiap desa dapat mengembangkan potensi desa yang dimiliki dan dapat dilaksanakan pada tahun 2019,” harapnya.
Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan, kegiatan bursa inovasi desa yang diadakan Dispermades Klaten ini sangat bagus dan disambut seluruh oleh camat dan seluruh kades sehingga acaranya menyenangkan.
“Semoga bursa inovasi desa ini dapat menjadi pemacu agar 391 desa di Klaten pada tahun 2019 dapat berinovasi,” ucapnya.
Bupati Sri Mulyani berpesan, setelah desa berinovasi, maka hal itu perlu disampaikan ke dunia melalui media sosial, media cetak, media elektronik, serta media online, sehingga dapat berkembang seperti Umbul Ponggok di Kecamatan Polanharjo.
“Saya berharap, agar kepala desa yang didukung perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dapat memaksimalkan penggunaan dana desa untuk mendukung Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran untuk kesejahteraan rakyat,” pesannya.

Setelah sambutan, dilakukan paparan bursa ekonomi desa oleh Koordinator TA P3MD Klaten, Loegtyadmadji. Dalam paparan, Loegtyadmadji mengingatkan, agar dana desa jangan hanya untuk belanja terus. Namun dapat digunakan untuk investasi mengembangkan desanya, seperti Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat dengan Obyek Wisata Bukit Cinta dan Desa Manjungan dengan Umbul Susuhan yang makin terus bergeliat mendukung perekonomian warga.
Pada bursa inovasi desa tersebut, Bupati Klaten Sri Mulyani didampingi Ketua DPRD Klaten Agus Riyanto serta para pejabat meninjau semua stand bursa ekonomi desa.









