WartaKita.org – Pemerintah mengumumkan akan memberangkatkan calon jamaah haji dengan kuota 100.051 pada musim 2022 setelah dua tahun tertunda.
Dari kuota tersebut, Kabupaten Klaten mendapatkan alokasi 493 jamaah, termasuk pendamping yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Klaten, Haryadi saat pembukaan manasik haji tingkat Kabupaten Klaten di Gedung Pertemuan Al Mabrur Klaten, Senin (23/5/2022).
Hariyadi menyebutkan, jumlah calon jamaah haji yang akan diberangkatkan tersebut sesuai aturan Pemerintah Pusat yang disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
“Karena masih adanya pembatasan oleh Arab Saudi, jumlah jamaah asal Klaten yang diberangkatkan tahun ini tidak sampai setengah dari jumlah jamaah haji tahun-tahun sebelumnya. Namun Pemerintah tetap berusaha mempersiapkan kebutuhan jamaah semaksimal mungkin,” katanya.
Hariyadi menjelaskan, adapun calon jamaah haji yang diberangkatkan merupakan calon jamaah yang sudah melunasi pembayaran biaya haji di tahun 2020, 2021, dan 2022. Hal ini menyesuaikan syarat Pemerintah Arab Saudi terkait batas usia jamaah, yakni di bawah 65 tahun.
“Jadi yang menentukan bukan Pemerintah Pusat, bukan Kemenag, tapi dari Pemerintah Arab Saudi. Sehingga kami hanya menyesuaikan,” paparnya.
Hariyadi memperkirakan, Kabupaten Klaten masuk dalam kloter 13 yang dijadwalkan berangkat pada 10 Juni mendatang. Usai manasik haji tingkat kabupaten, para calon jamaah haji akan mengikuti manasik haji tingkat kecamatan sebanyak tiga kali penyelenggaraan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Sedang Bupati Klaten Sri Mulyani yang hadir untuk membuka manasik haji tingkat kabupaten ini meminta calon jamaah haji untuk fokus pada persiapan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, baik secara fisik maupun rohani.
Sementara untuk persiapan teknis, Bupati meminta calon jamaah untuk mempercayakan sepenuhnya kepada Pemerintah.
“Meskipun informasi dari Pemerintah Arab Saudi mendadak, tapi Pemerintah Indonesia melalui Kemenag telah mempersiapkan segala fasilitas penunjang untuk jamaah haji dengan maksimal. Tidak perlu khawatir, cukup fokus pada persiapan ibadah di sana. Jaga kesehatan, jasmani dan rohani, persiapkan dengan matang agar bisa beribadah dengan maksimal saat di Tanah Suci,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menitipkan pesan kepada calon jamaah haji untuk mendoakan masyarakat Kabupaten Klaten semakin makmur dan sejahtera.









