WartaKita.org – SD Santo Antonius 02 Banyumanik, Semarang menyelenggarakan pelantikan dokter kecil di aula sekolah setempat, Rabu (18/5/2022).
Pelantikan dokter kecil ini diikuti oleh 44 siswa dari Kelas 4 dan Kelas 5 yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan.
Acara pelantikan dokter kecil ini dihadiri oleh Kepala SD Santo Antonius 02 Banyumanik, Semarang, Suster M Soviani, Lurah Padangsari yang sekaligus Pembina TP UKS SD Santo Antonius 02 Banyumanik, Sri Agustin Wulandari, Kepala Puskesmas Padangsari sekaligus Pembina TP UKS SD Santo Antonius 02 Banyumanik, dr Puriyanto Wahyu Nugroho, Koordinator UKS Puskesmas Padangsari, Umi Aminah, serta bapak ibu guru pembina dokter kecil SD Santo Antonius 02 Banyumanik.
Kepala SD Santo Antonius 02 Banyumanik, Semarang, Suster M Soviani, OSF dalam sambutan mengucapkan syukur kepada Tuhan atas terlaksananya pelantikan dokter kecil ini.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkenan hadir dalam pelantikan dokter kecil. Dan juga motivasi yang ditujukan untuk para dokter kecil agar lebih semangat dalam menjalankan tugasnya,” kata suster.
Sedang Lurah Padangsari yang sekaligus Pembina TP UKS SD Santo Antonius 02 Banyumanik, Sri Agustin Wulandari mengingatkan kepada para dokter kecil agar mereka menyehatkan dirinya sendiri terlebih dulu, sebelum menyehatkan orang lain.
“Saya mengajak anak-anak untuk selalu siap menjadi tim dokter kecil yang handal, dapat diandalkan, serta menjadi anak yang membanggakan,” pesannya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Padangsari sekaligus Pembina TP UKS SD Santo Antonius 02 Banyumanik, dr Puriyanto Wahyu Nugroho mengajak para dokter kecil untuk waspada terhadap penyakit yang saat ini sedang mewabah. Khususnya penyakit yang banyak menyerang anak-anak, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan hepatitis.
“Maka saya mengajak anak-anak untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar,” ajaknya.
Sebelum dan sesudah sambutan, dr Puriyanto Wahyu Nugroho mengajak para dokter kecil untuk melakukan salam Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).
Ketika dr Puriyanto Wahyu Nugroho mengucapkan “Salam Germas”, maka seluruh para dokter kecil menjawab dengan gerakan dan ucapan “Sehat, Bugar, Produktif”. Para dokter kecil tampak semangat mengucapkan salam tersebut.

Serangkaian acara pelantikan dokter kecil dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan berjaga jarak. Meskipun begitu, para dokter kecil tetap mengikuti pelantikan dengan hati yang senang.
Pemakaian topi dan penyematan pin dokter kecil diwakili oleh 1 peserta putra dan 1 peserta putri. Setelah pemakaian topi dan penyematan pin dokter kecil oleh oleh Sri Agustin Wulandari dan dr Puriyanto Wahyu Nugroho, selanjutnya para dokter cilik memakai topi dan memasang pin secara bersama-sama.
Di akhir pelantikan, dr Puriyanto Wahyu Nugroho dan Umi Aminah memberikan kesempatan tanya jawab kepada para dokter kecil. Sebagian besar anak tampak aktif dan bertanya terkait penyakit yang sedang mewabah saat ini. Dr Puriyanto Wahyu Nugroho dan Umi Aminah dengan sabar menjawab pertanyaan dari anak-anak.
Tanya jawab ini terjadi secara spontan karena para dokter kecil begitu antusias ingin mengetahui lebih jauh tentang beberapa penyakit yang diungkapkan dr Puriyanto Wahyu Nugroho saat menyampaikan sambutannya.









