WartaKita.org – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah bersama Komunitas Honda Brio Community (HBC) Regional Jawa Tengah dan Barisan Anti Narkoba Nasional (BANN) Klaten yang dimotori Ikatan Purnakarya Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Klaten dan sejumlah lembaga lainnya mengadakan kampanye War On Drugs atau perang melawan narkoba di Klaten.
Kunjungan Road Show Kampanye War On Drugs yang dilakukan BNN Provinsi Jateng bersama HBC, BANN Klaten yang diprakarsai IPPK Klaten ini diadakan di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten, Jumat (25/3/2022) siang.
Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Sekda Klaten Joko Purwanto mengatakan, atas nama pribadi, Pemkab dan masyarakat Klaten sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Road Show Kampanye War On Drugs yang dilakukan BNN Provinsi Jateng dengan menggandeng HBC Regional Jateng dan BANN Klaten yang dimotori IPPK Klaten.
“Program perang melawan narkoba yang dilakukan BNN sejalan dengan program Pemkab Klaten untuk terus mengkampanyekan perang terhadap narkoba. Apalagi di Klaten saat ini punya tujuh desa bersih narkoba (Bersinar) yang sejalan dengan moto Kabupaten Klaten sebagai Kabupaten Bersinar atau Bersih, Sehat, Indah, Nyaman, Aman Rapi,” katanya.
Plt Asisten I Sekda Klaten Joko Purwanto menandaskan, Pemkab Klaten sangat mendukung kiprah BANN dan IPPK Klaten, serta mengapresiasi Relawan Kampung Tangguh Narkoba dan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dan Gerakan Anti Narkoba (Gerantika) yang dimotori para pelajar di Kabupaten Klaten.
“Saya berharap, di seluruh wilayah Kabupaten Klaten semua terbebas dan terhindar dari pengaruh narkoba,” harapnya.
Sementara itu Kepala BNN Jateng Brigjen Pol Purwo Cahyoko menyatakan, kegiatan Kampanye War On Drugs ini sebagai upaya kampanye anti narkoba, dan dalam rangka memperingati hari lahir BNN ke-20. Kegiatan Journey keliling Jawa Tengah ini bagian dari peran serta masyarakat, komunitas serta lembaga lainnya dalam ikut serta mengkampanyekan anti narkoba.
“Kampanye ini meliputi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba atau disingkat P4N. Peran serta masyarakat dalam memerangi narkoba diatur dalam Undang-undang 35 No 2009 Pasal 106 sampai 110,” ujarnya.

Brigjen Pol Purwo Cahyoko menambahkan, program tersebut diharapkan mengurangi angka prevalensi penyalahgunaan narkoba. Caranya dengan membentuk lingkungan, komunitas, kawasan yang bersih dari narkoba.
Menurut Purwo Cahyoko, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jateng saat ini cukup tinggi. Pada 2019, angka prevalensi 1,8 persen, namun pada 2021 ada kenaikan menjadi 1,9 persen dan jika dihitung hampir 197 ribu lebih masyarakat Jateng terpapar narkoba.
“Kita berharap, mudah-mudahan kegiatan yang dilakukan Honda Brio Community ini menjadi pionir dalam memproklamirkan komunitas bersih dari narkoba. Melalui Journey berupa perjalanan keliling Jawa Tengah dengan menggunakan kendaraan roda 4 yang diiringi dengan kampanye War On Drugs dapat mendukung upaya menuju Indonesia Bersinar,” tandasnya.
Sementara itu Koordinator acara HBC Journey, Ahmad Kholid menjelaskan, acara Journey HBC dimulai tanggal 21 Maret 2022 sampai 28 Maret 2022. Selain itu, ada juga segmen kampanye di jalan bekerja sama dengan beberapa Non Governmental Organization (NGO) untuk sosialisasi serta pembentukan kader-kader anti narkoba.
“Kampanye digelar sesuai roundown acara di beberapa wilayah. Dan kami mengoptimalkan relawan anti narkoba. Peserta kegiatan Journey meliputi pelajar, mahasiswa, pegiat pariwisata, pesantren, komunitas pecinta otomotif dan masyarakat. Sedang rutenya dimulai dari Semarang, Kendal, Tegal, Cilacap, Banjarnegara, Temanggung, Magelang, Klaten, Wonogiri, Blora, Pati dan Jepara,” terangnya.
Pada kegiatan tersebut diisi beberapa agenda antara lain deklarasi war on drugs, pembacaan puisi anti narkoba, pembacaan puisi oleh relawan anti narkoba dan paparan BANN IPPK Klaten oleh Ketua IPPK Klaten Joko Sutrisno.
Jajaran pengurus BANN dan IPPK Klaten juga ikut mengunjungi deretan mobil dari komunitas HBC Regional Jawa Tengah yang digunakan untuk keliling Jawa Tengah dalam rangka kampanye perang melawan narkoba.









