WartaKita.org – Tim Pendamping Pendampingan Iman Anak (PIA) dan Pendampingan Iman Remaja (PIR) Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Kabupaten Klaten mengadakan kegiatan pendampingan PIA dan PIR pada masa Prapaskah 2022 ini.
Pendampingan PIA dan PIR ini dilakukan di aula Gereja Paroki Cawas setiap Jumat sore.
Seperti yang dilakukan pada Jumat (18/3/2022) sore itu.
Anak-anak dan remaja Paroki Cawas diajak berkegiatan dan merenungkan tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) yaitu “Tinggal Dalam Kristus, Berbelarasa dan Berpengharapan”.
Mereka didampingi oleh Koordinator Tim Pendamping, Maria Ananingrum serta Ragilta Putri untuk PIA dan Antonius Eko Purdianto untuk PIR.
Dalam pertemuan kali ini, anak PIA dan PIR diminta untuk membuat salib dari kertas dengan tema “Kasih kepada Allah dan sesama”.
Anak PIA didampingi oleh Agnes Suharni, Lasda, Katarina Wijayanti, Sri Supatmi dan Puryanti. Sedang untuk PIR didampingi tim formator sebagai regenerasi pendamping senior. Mereka adalah Ganda, Felis, Agata, Clara, Excel, Paulina, Tania, Ana Muktia, Icha, Canda, dan Fabian. Para pendamping sangat gembira melakukan kegiatan ini.
Pendampingan PIA dan PIR ini dimulai pukul 15.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB. Anak anak pulang dengan sukacita.

Koordinator Tim Pelayanan PIA/PIR Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Ririn menyampaikan, pendampingan iman anak dan remaja ini dilaksanakan setiap Jumat sore. Pertemuan diikuti lebih dari 60 anak PIA dan PIR.
“Semoga kegiatan pendampingan ini bisa menginspirasi para pendamping di paroki lain untuk semakin semangat dan penuh suka cita mendampingi anak anak kita sebagai masa depan gereja,” katanya.
Ririn menyatakan, anak-anak dan remaja di masa kini adalah kelanjutan gereja di masa depan.
“Sekolah Minggu merupakan wadah bagi anak-anak dan PIR dalam mengembangkan pengetahuan agama. Selain itu, juga sebagai ajang bersosialisasi dengan teman yang seiman serta mengenal berbagai cerita rohani dan lagu rohani anak-anak,” tandasnya.









