SMK Penerbangan Adisutjipto Yogyakarta Dan Sanggar Lima Benua Gelar Micro Exhibition, Tampilkan 30 Karya Instalasi Dan 46 Lukisan

Ketua Yayasan Ardhya Garini Cabang Lanud Adisutjipto, Sonia M Yani Amirullah saat melihat karya instalasi replika pesawat terbang, Kamis (6/1/2022).

WartaKita.org – Sanggar Lima Benua bekerja sama dengan SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta menggelar kegiatan micro exhibition di Ruang Publik Lima Benua Dukuh Geritan, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten pada Kamis (6/1/2022) dari pukul 12.30 hingga 16.00 WIB.

Micro exhibition ini merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) dalam rangka memperingati HUT ke 53 SMK AAG Adisutjipto Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Pegiat seni dari Sanggar Lima Benua, Temanku Lima Benua (19) menjelaskan, micro exhibition ini mengusung tema “Pemuda dan Energi”. Tema ini menceritakan perjalanan seorang penerbang bernama Adisutjipto.

Micro exhibition ini diisi dengan kegiatan workshop membuat replika pesawat dari barang rongsok dan membuat pesawat dari kertas, serta story telling tentang kepahlawanan dari siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto. Selain karya instalasi, juga ditampilkan karya lukis yang menampilkan lukisan pesawat terbang. Karya lukis itu dibuat menggunakan arang,” katanya.

Ketua Yayasan Ardhya Garini Cabang Lanud Adisutjipto, Sonia M Yani Amirullah saat menyapa anak-anak dan warga yang hadir di Ruang Publik Lima Benua Dukuh Geritan, Kamis (6/1/2022).

Gadis yang akrab disapa Liben itu menyampaikan, ada 30 karya instalasi dan 46 lukisan yang ditampilkan.

“Karya instalasi dibuat menggunakan aneka barang bekas onderdil sepeda motor, seperti pir, sekrup, busi, gir, dan lain-lain. Barang-barang bekas itu dirangkai dengan pengelasan dan menjadi aneka bentuk pesawat,” ujarnya.

Liben mengatakan, karya instalasi itu tidak asal dibuat. Ada tema yang melatarbelakangi pembuatan karya tersebut. Seperti sekumpulan karya instalasi dari barang rongsok yang memberikan gambaran sejarah singkat kehidupan Adisutjipto.

“Karya instalasi ini memberikan gambaran Adisutjipto dari masa kecil, menjadi dokter, saat memperbaiki dan menerbangkan pesawat, hingga kedekatan dengan keluarganya,” tandasnya.

Liben menyatakan, untuk membikin karya instalasi itu, dia dibantu dua seniman. Liben menjadi salah satu perancang dari puluhan karya tersebut.

Micro exhibition ini hanya berlangsung sehari. Namun, diharapkan bakal ada pameran lanjutan, dan saat ini masih dibahas bersama SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta. Ini adalah persiapan untuk besok tanggal 9 April memperingati HUT TNI AU atau 29 Juli peringatan Hari Bakti TNI AU,” ucapnya.

Ketua Yayasan Ardhya Garini Cabang Lanud Adisutjipto, Sonia M Yani Amirullah dan Temanku Lima Benua berfoto bersama siswa SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto Yogyakarta, Kamis (6/1/2022).

Sedang Ketua Yayasan Ardhya Garini Cabang Lanud Adisutjipto, Sonia M Yani Amirullah mengatakan, kegiatan SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto bersama Sanggar Lima Benua itu merupakan rangkaian peringatan HUT ke-53 SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta.

“Salah satu rangkaian kegiatannya adalah bakti sosial. Tetapi kami tidak ingin bakti sosial biasa saja. Akhirnya kami bertemu dengan Liben,” ujar Sonia.

Sonia menjelaskan, Liben memiliki bakat luar biasa. Dari kegiatan tersebut, Sonia berharap Liben bisa menginspirasi kalangan milenial terutama para pelajar SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto Yogyakarta.

“Sejak muda banget atau usia SMP sudah menemukan passion-nya dan menjalankan dengan baik,” katanya.

Sementara itu Kepala SMK Penerbangan AAG Adi Sutjipto Yogyakarta, Letkol Kal. Suryo Leksono Wibowo mengatakan, rangkaian kegiatan yang menggandeng Liben ini diharapkan dapat menginspirasi siswa.

“Dan ini sejalan dengan program unggulan sekolah kami, diantaranya berkarakter dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Pos terkait