Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Covid-19, Polres Klaten Salurkan Bantuan 8,8 Ton Beras

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo memberangkatkan armada pengangkut bantuan beras di lapangan KSDC Mapolres, Minggu (1/8/2021).

WartaKita.org – Polres Klaten mendistribusikan bantuan 8,8 ton beras kepada masyarakat terdampak covid-19, Minggu (1/8/2021).

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo melalui Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi menjelaskan, beras yang didistribusikan ini merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV yang dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI. Tak hanya di Klaten, pemberian bantuan beras ini juga dilakukan di wilayah lain di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami dari Polres Klaten diberi amanah untuk menyalurkan bantuan beras dari Pemerintah Pusat. Beras ini akan kami didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di Klaten,” katanya.

Kasubag Humas Polres Klaten Iptu Nahrowi menyampaikan, penyaluran bantuan beras dilakukan secara simbolis dengan pemberangkatan armada pengangkut yang dipimpin oleh Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo di lapangan KSDC Mapolres Klaten. Masing-masing kendaraan dinas roda 4 Polsek mengangkut sebanyak 265 kg beras. Nantinya beras bantuan ini akan disalurkan kepada warga terdampak Covid-19, yang mana masing-masing kepala keluarga akan menerima sebesar 5 kg.

“Teknisnya, Polsek yang akan menyalurkan beras ini di wilayahnya. Mereka yang akan mendatangi warga yang berhak menerima bantuan seperti pedagang kecil dan pekerja harian. Kemudian untuk sisanya akan disalurkan oleh Polres,” jelasnya.

Iptu Nahrowi berharap, bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19. Wabah yang melanda hampir 2 tahun ini memang telah membuat dampak negatif untuk kesehatan maupun ekonomi.

Iptu Nahrowi berpesan agar masyarakat selalu sabar dalam menghadapi situasi wabah covid-19 dan tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. Saat PPKM Level IV masyarakat diminta patuh untuk mengurangi mobilitas dan selalu memakai masker.

Pos terkait