WartaKita.org – Ajang Klaten Lurik Carnival (KLC) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 215 Kabupaten Klaten digelar di sepanjang jalan protokol Klaten pada Sabtu (3/8/2019).
Klaten Lurik Carnival yang mengusung tema “Klaten Kota Bunga Sejuta Warna” ini diikuti 40 kontingen yang berasal dari perwakilan kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dunia usaha, swasta, rumah sakit, sekolah, dan lainnya.
Peserta Klaten Lurik Carnival berjalan dari depan Bank Klaten sampai di panggung kehormatan di Proliman Matahari Klaten. Di depan panggung kehormatan ini disediakan karpet merah sepanjang 50 meter yang digunakan para kontingen untuk beraksi menunjukkan kreatifitasnya.
Bupati Klaten Sri Mulyani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), pejabat, dan sejumlah tamu mancanegara duduk di panggung kehormatan ini.
Para kontestan yang terdiri dari 20 sampai 30 orang itu beraksi di atas karpet merah dengan mengusung tema daerah atau misi dalam kemasan cerita daerah.
Kontingan Kecamatan Kemalang mengusung lakon Dewi Sri, lambang padi dan kemakmuran. Kecamatan Bayat membawakan cerita Ande Ande Lumut dan Prambanan mengangkat tema Roro Jonggrang. Polanharjo yang kaya ikan dan wisata air mengambil tema Dewi Minapolitan. Sedang kecamatan lain menampilkan ide dan kreasi lainnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten Amin Mustafa menyampaikan, potensi lurik dalam konsep Klaten Kota Bunga Sejuta Warna yang terpadu dalam tari dan musik itu menjadi kiat Pemkab Klaten untuk meneguhkan menjadi Kabupaten Lurik.
“Melalui Klaten Lurik Carnival ini Pemkab Klaten ingin membuat branding kalau Klaten adalah Kabupaten Lurik. Sedang sentra lurik seperti Pedan, Cawas, Trucuk, Bayat, Karangdowo, Juwiring adalah penghasil lurik yang menggerakkan ekonomi dengan menyumbang tenaga kerja yang besar. Hal ini yang ingin kita jaga. Termasuk monumen lurik di tengah Kota Klaten agar masyarakat luar tahu telah memasuki Kabupaten Lurik,” jelasnya.
Gelaran Klaten Lurik Carnival ini disambut antusias warga Klaten. Klaten Lurik Carnival benar-benar menjadi hiburan bagi masyarakat.
“Saya senang nonton Klaten Lurik Carnival ini. Apa yang ditampilkan para kontingen sangat kreatif dan menghibur warga. Semoga Klaten Lurik Carnival ini dapat diadakan secara rutin setiap tahun,” kata Yanti, warga Kecamatan Wedi.
Tidak saja menghibur, ajang Klaten Lurik Carnival juga dimanfaatkan masyarakat untuk berswafoto dengan peserta yang menarik bagi mereka.









