Wujudkan Pemilu Yang Berintegritas, Bawaslu Klaten Ajak Tokoh Agama Awasi Pemilu

Sosialisasi pengawasan Pemilu tahun 2019 kepada kelompok sasaran di Gedung Klasis Timur, Klaten, Rabu (27/2/2019) pagi.

WartaKita.org – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Klaten mengadakan Sosialisasi pengawasan Pemilu tahun 2019 kepada kelompok sasaran di Gedung Klasis Timur, Klaten, Rabu (27/2/2019) pagi.

Ketua Forum Kerjasama Gereja (FKG) Kabupaten Klaten, Pendeta Sugeng Prasetya dalam sambutan menyampaikan, sosialisasi pengawasan Pemilu ini diikuti sekitar 80 orang yang terdiri dari para Pendeta dan tokoh agama Katolik. Sebenarnya, hanya 70 peserta yang diundang, tetapi karena antusiasnya mereka, maka yang hadir lebih dari 80 orang.

Bacaan Lainnya

“Dari sosialisasi ini diharapkan para pendeta dan tokoh agama Katolik dapat menyampaikan informasi terkait dengan Pemilu kepada jemaat dan umatnya, sehingga pelaksanaan Pemilu tahun 2019 ini dapat berlangsung dengan baik, lancar, dan demokratis,” katanya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Klaten Koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi, Azib Triyanto menyampaikan, penyelenggara Pemilu berkomitmen untuk mewujudkan Pemilu tahun 2019 ini lebih demokratis, bermartabat, berkualitas, dan berintegritas.

“Untuk mewujudkan Pemilu yang lebih demokratis, bermartabat, berkualitas, dan berintegritas itu, maka Bawaslu Klaten tidak bisa bekerja sendiri. Bawaslu perlu menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu. Inilah yang disebut dengan pengawasan partisipatif. Maka, Bawaslu Klaten mengajak masyarakat untuk terus membawa virus-virus kebaikan,” ujarnya.

Azib Triyanto menyatakan, peran aktif masyarakat dalam pengawasan Pemilu ini sangat diperlukan. Ini karena personil Bawaslu sangat terbatas. Maka Bawaslu Klaten mengajak tokoh-tokoh agama untuk terlibat dalam pengawasan Pemilu dimana pun mereka berada.

“Seperti slogan Bawaslu, yaitu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”, maka Bawaslu Klaten mengajak kepada para pendeta, tokoh agama Katolik, dan tokoh agama lainnya untuk juga ikut mengawasi Pemilu. Atau dengan istilah lain, untuk tidak bosan-bosannya menyatakan kebenaran,” ajaknya.

Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Kesempatan ini dimanfaatkan peserta untuk bertanya dan berdiskusi dengan narasumber dari Bawaslu Klaten.

Pos terkait