WartaKita.org – Tim Pelayanan Kesehatan dan Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Kabupaten Klaten, Keuskupan Agung Semarang (KAS) mengadakan kunjungan ke umat yang sedang sakit dan lansia di lingkungan-lingkungan pada Minggu (26/3/2023).
Dalam kesempatan ini, tim kunjungan dibagi menjadi dua kelompok yang terdiri dari dokter, bidan dan perawat serta tim baksos dari PSE.
Tim pertama terdiri dari Y Eka Haryana, C Antik Kristiyani, Petrus Wahyono, A Agus Nugraha dan H Wisnu Windarto. Tim ini berkunjung ke wilayah Paroki Cawas bagian barat.
Sedang tim kedua terdiri dari Rama Alexander Joko Purwanto, Pr, FR Sartono, Ch Triandar Utami, Agnes Suharni, dan Totok Alex Maryadi. Mereka berkunjung ke wilayah Paroki Cawas bagian timur.
Kunjungan dimulai pukul 09.00 WIB setelah perayaan Ekaristi selesai. Kegiatan ini dikoordinir oleh Tim Pelayanan Kesehatan untuk membantu mereka yang sakit dan lansia. Tim mendatangi keluarga-keluarga yang sudah didata sebelumnya oleh para ketua lingkungan.
Dalam kunjungan ini, tim kesehatan memeriksa mereka yang sakit dan lansia dengan pemeriksaan tensi dan pengambilan sampel darah untuk diabetes dan asam urat. Obat-obat yang sekiranya diperlukan juga diberikan kepada mereka. Sedangkan tim baksos PSE memberi sedikit bingkisan sembako bagi keluarga yang dikunjungi.
Sepanjang hari Minggu itu, tim kesehatan bisa mengunjungi 53 pasien sakit dan lansia. Mereka yang dikunjungi merasa senang dan gembira karena mendapat pelayanan kesehatan.
Ada dari mereka yang sudah lama tidak dapat memeriksakan kesehatannya di Puskesmas. Kunjungan tim kesehatan paroki ini sangat membantu dan meringankan mereka.

Robertus Supriyadi misalnya, umat yang sudah dua tahun tidak bisa ke gereja dan sakit ini merasa sangat gembira dan surprise dikunjungi tim kesehatan paroki. Selain karena rumahnya yang jauh terpencil di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, ia juga tidak bisa berobat ke Puskesmas.
“Terima kasih rama, kami diperhatikan. Sungguh sangat menggembirakan. Karena sejak pandemi (Covid 19), kami tidak berani berobat ke Puskesmas. Syukur, tim kesehatan paroki berkunjung melayani kami,” katanya dengan suka cita.
Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, FR Sartono mengatakan, program ini dilakukan pada masa prapaskah sebagai bentuk aksi pertobatan dan perhatian kepada mereka yang sakit dan lansia yang dirawat di rumah sendiri.
“Puji Tuhan, kami bisa berkoordinasi dengan ketua-ketua lingkungan dan Tim PSE Paroki untuk memperhatikan “simbah-simbah” yang sakit dan hanya dirawat di rumah. Umat kita sebagian besar lansia dan tua, maka pemeriksaan kesehatan perlu bagi mereka,” ujarnya.
Sedang Ketua Panitia Paskah Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Ignatius Margana mengucapkan terima kasih dan proficiat kepada Tim Pelayanan Kesehatan dan PSE yang telah melaksanakan program kesehatan kepada umat di lingkungan-lingkungan.
“Semoga kunjungan ini menjadi berkat bagi semua umat,” ucapnya.

Sementara itu Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Rama Alexander Joko Purwanto, Pr menyambut gembira kegiatan ini. Bahkan, rama juga mengikuti acara ini sampai selesai.
“Kita tumbuhkan kepedulian dan solidaritas kita kepada mereka yang sakit, lemah dan lansia. Melihat wajah sumringah dan suka cita para lansia sungguh mengharukan,” ungkap rama.
Rama Joko Purwanto menjelaskan, umat Paroki Cawas banyak yang lansia. Maka, program kesehatan ini sangat membantu mereka yang sedang sakit.
“Semoga nanti bisa ditindaklanjuti oleh tim-tim lain seperti Prodiakon yang bisa melayani mereka dengan mengirim komuni secara rutin sebagai bentuk kepedulian rohani bagi mereka yang tidak bisa ke gereja,” harap rama.









