Warga Diajak Membangun Desa, Jangan Penuhi Kota

Endang Srikarti Handayani memberikan bantuan kepada masyarakat Muludan pada acara halal bihalal, Sabtu (23/6/2018).

WartaKita.org – Para perantau dari desa diminta untuk tidak “terpesona” dengan kehidupan di kota. Sebaliknya, mereka diajak untuk pulang membangun desa dan mengembangkan potensi yang ada.

Ajakan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani (ESH) pada acara halal bihalal dengan masyarakat Dukuh Muludan, Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten pada Sabtu (23/6/2018) pagi.

Bacaan Lainnya

“Bagi yang urbanisasi (merantau ke kota), ayo saatnya kita membangun desa. Kita kembangkan potensi desa yang ada untuk wisata. Kita kembangkan kewirausahaan untuk menyulam ekonomi di desa. Jadi, tidak harus memenuhi kota. Tetapi, ayo kita sama-sama membangun daerah (desa), karena potensi daerah kita itu sangat luar biasa,” katanya.

Anggota DPR RI dari Komisi VI itu menyatakan, selama ini, Pemerintah telah memberikan dana dan berbagai fasilitas yang lumayan besar kepada desa. Maka sayang kalau dana dan fasilitas itu tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun dan mengembangkan potensi desa.

“Khususnya bagi pemuda dan pemudi. Mari kita sama-sama membangun daerah (desa), agar potensi daerah itu tidak diambil oleh orang (pihak) lain. Misalnya membangun potensi kuliner desa. Kita bisa kok. Misalnya membuka Warung Makan Padang. Rendangnya tidak perlu didatangkan dari Padang. Karena masyarakat (desa) di sini bisa membuat rendang. Yang penting, bagaimana masyarakat menggerak ekonomi lokal (desa),” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V yang meliputi Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Surakarta ini memberikan bantuan dana Rp7 juta untuk PAUD Desa Brangkal dan Rp3 juta untuk keperluan halal bihalal. Endang juga berjanji akan membantu TP PKK desa dan ibu pengajian desa tersebut.

Endang Srikarti Handayani juga mengapresiasi acara halal bihalal yang dihadiri lebih dari 500 orang ini. Mereka nampak bahagia, guyub dan rukun.

“Halal bihalal ini adalah kesempatan yang baik untuk bersilaturahmi, untuk saling memohon maaf lahir dan batin. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan tambah guyub dan rukun. Apalagi dalam halal bihalal ini juga digelar wayangan. Ini menjadi sarana untuk menghibur rakyat dan nguri-uri budaya Jawa,” tuturnya.

Sedang Camat Karanganom Slamet Samodra mengucapkan terima kasih kepada Endang Srikarti Handayani yang telah memperjuangkan aspirasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat Kecamatan Karanganom.

“Selama 2,5 tahun ini, dana (bantuan) dari Bu Endang terus mengalir ke Karanganom. Kalau dihitung-hitung, jumlahnya diatas Rp3 milyar. Ini tidak sedikit. Dan saya yakin, bantuan ini akan meningkat di masa yang akan datang,” ucapnya.

Sekadar diketahui, tradisi halal bihalal ini diadakan rutin setiap tahun oleh masyarakat Dukuh Muludan. Dalam halal bihalal ini ada acara sambutan, pengajian, pengucapan ikrar halal bihalal, saling mohon maaf dengan berjabat tangan, dan hiburan pentas wayang dari siang sampai pagi hari.

Pos terkait