Warga Dan Tokoh Kecamatan Cawas Dukung ABY-HJT, Arif: Saatnya Stop Dinasti, Pilih Pemimpin Yang Cerdas

Pasangan ABY-HJT berfoto bersama para tokoh agama Kecamatan Cawas, Rabu (11/11/2020) malam.

WartaKita.org – Dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klaten nomor urut 3, Arif Budiyono (ABY) – Harjanta (HJT) terus membanjir.

Kali ini dari relawan di 20 desa di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Mereka menyatakan siap mendukung dan memenangkan pasangan ABY-HJT pada Pilkada Klaten 2020 ini.

Pernyataan dukungan ini disampaikan pada acara pemantapan dan pembekalan tim pemenangan ABY-HJT Kecamatan Cawas di rumah Suhari di Desa Tirtomarto, Rabu (11/11/2020) malam.

Hadir dalam acara ini para relawan dari Banyu Langit, Sedulur ABY-HJT, warga Muhammadiyah, KMP, dan lainnya.

Pengukuhan Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Koordinator Desa (Kordes) se Kecamatan Cawas ini dilakukan oleh Sekretaris Tim Pemenangan pasangan ABY-HJT Kabupaten Klaten, Riki Prapto Nugroho.

Dalam sambutan, Riki Prapto Nugroho mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan “keberanian” para relawan di 20 desa di Kecamatan Cawas ini untuk mendukung pasangan ABY-HJT. Apalagi karena Cawas adalah daerah dimana calon bupati petahana berasal.

“Mari kita bersatu padu. Kita dukung pasangan ABY-HJT. Kita menangkan Pilkada Klaten. Kita stop dinasti,” katanya.

Pasangan ABY-HJT berfoto bersama para relawan Kecamatan Cawas.

Sedang calon Bupati Klaten Arif Budiyono (ABY) dalam orasi politik menyampaikan, baginya, ikut berkompetisi di Pilkada Klaten ini ibarat legan golek momongan. Tetapi karena panggilan jiwa untuk memperbaiki dan memajukan Kabupaten Klaten, akhirnya tawaran (untuk maju Pilkada) itu diterimanya.

“Saya ingin menjadi manusia yang bermakna. Menjadi manusia yang bisa berguna bagi sesamanya. Untuk itu, kami mohon dukungannya. Kami ingin memajukan Klaten. Kami ingin bawa Klaten menjadi kabupaten juara,” ucapnya.

ABY menyatakan, Kecamatan Cawas yang termasuk di Dapil 5 ini merupakan “Dapil neraka”. Karena persaingan untuk memenangkan Dapil 5 ini akan berlangsung sangat ketat. Dia memperkirakan, akan ada money politik massal menjelang coblosan.

“Kalau panjenengan diberi uang, ya terima saja. Tetapi, tetap coblos nomor 3. Pilihlah pemimpin yang cerdas. Kita pilih pemimpin yang baru. Pemimpin yang baik. Kita buat sejarah. Karena ini adalah bagian dari upaya kita untuk menyelamatkan nasib anak cucu kita kedepan,” ajaknya.

Untuk diketahui, Pilkada Klaten 2020 ini diikuti tiga pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1, Sri Mulyani-Yoga Hardaya diusung PDIP dan Golkar. Pasangan nomor urut 2, One Krisnata-Muhammad Fajri diusung Partai Demokrat, PKS, dan Gerindra. Dan pasangan nomor urut 3, Arif Budiyono-Harjanta (ABY- HJT) diusung PAN, PKB, PPP, dan NasDem.

Pos terkait