WartaKita.org – Pengajian dalam rangka peringatan Hari Kartini tingkat Kabupaten Klaten diadakan di Rumah Dinas Bupati Klaten, Jumat (20/4/2018) siang.
Pengajian yang terselenggara atas kerjasama antara Pemkab Klaten, Panitia Hari Kartini tingkat Kabupaten Klaten, dan Dompet Sejuta Harapan (DSH) ini menampilkan Ustadzah Mumpuni Handayayekti dari Cilacap.
Ustadzah Mumpuni dalam tausiyahnya menyampaikan, pengajian peringatan Hari Kartini untuk menata hati agar mendapat hidayah dari Allah SWT, sehingga hidup manusia menjadi teratur, tidak maksiat, dan durhaka kepada Allah SWT.
“Saat ini, banyak yang mengaku sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), namun kerjanya menghancurkan Indonesia. Karena itu, umat Islam harus dapat menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT,” katanya.
Sedang Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya berharap, dengan pengajian dalam rangka memperingati Hari Kartini ini dapat menambah iman dan taqwa kepada Allah SWT.
“Semoga umat Islam dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mengobarkan semangat api perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini untuk mengabdi yang terbaik demi kemajuan Kabupaten Klaten,” pesannya.
Sri Mulyani berpesan, meski sekarang ini emansipasi wanita dijunjung tinggi, namun kaum perempuan tidak boleh melupakan kodratnya sebagai seorang ibu dan pendamping suami.
“Saya mengajak kaum perempuan di Klaten dapat secara maksimal mendukung pembangunan di Klaten, sehingga visi Kabupaten Klaten mewujudkan masyarakat yang maju mandiri dan berdaya saing dapat terwujud,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Hari Kartini tingkat Kabupaten Klaten, Surti Hartini dalam laporannya mengatakan, pengajian bersama Ustadzah Mumpuni ini diikuti lebih dari 1.500 umat Islam. Pengajian bersama Ustadzah Mumpuni merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini di Kabupaten Klaten.
“Setelah pengajian ini, pada Jumat (20/4/2018) malam digelar pentas musik di Taman Mandala Wisata Prambanan. Kemudian pada Sabtu (21/4/2018) pagi adalah puncak peringatan Hari Kartini berupa upacara yang digelar di Kawasan Candi Plaosan Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan,” terangnya.









