Usai Ikuti Pelatihan Manajemen Keuangan Dari Balatkop UKM Jateng, Dapur Naomi Karangdowo Rasakan Perubahan Yang Signifikan

Owner Dapur Naomi, Isna Fitri Yanti merasakan perubahan yang signifikan dalam pengelolaan keuangan usai mengikuti pelatihan manajemen keuangan yang diadakan Balatkop UKM Jawa Tengah dan BHMTC.

WartaKita.org – Dapur Naomi, sebuah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner yang beralamat di Dukuh Kupang RT 10 RW 04, Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten baru-baru ini mengikuti pelatihan manajemen keuangan yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Koperasi (Balatkop) UKM Provinsi Jawa Tengah dan Bio Hadikesuma Management Training and Consulting (BHMTC).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar manajemen keuangan.

Adapun materi yang disampaikan mencakup teknik pencatatan keuangan, analisis arus kas, penyusunan anggaran, serta strategi perencanaan investasi.

Dari pelatihan ini diharapkan, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mengoptimalkan kinerja usaha mereka.

Pelatihan ini terdiri dari tiga tingkatan atau level. Level 1 diadakan pada bulan Maret 2024. Level 2 bulan Juni. Dan level  3 bulan Oktober ini.

Kegiatan pelatihan berlangsung selama beberapa hari dengan pendekatan interaktif. Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung dalam membuat laporan keuangan dan menganalisis data finansial.

Sedang narasumber yang berpengalaman dalam bidang keuangan memberikan wawasan berharga, serta menjawab berbagai pertanyaan dari peserta.

Usai mengikuti pelatihan manajemen keuangan yang diadakan Balatkop UKM Jawa Tengah dan BHMTC, Owner Dapur Naomi, Isna Fitri Yanti (paling kiri) menjadi lebih paham tentang pencatatan dan analisis keuangan yang baik.

Setelah mengikuti pelatihan, Owner Dapur Naomi Isna Fitri Yanti merasakan perubahan yang signifikan dalam pengelolaan keuangan mereka.

Ia menjadi lebih paham tentang pencatatan dan analisis keuangan yang baik.

Bahkan, Isna Fitri Yanti kini mampu untuk satu, memantau arus kas. Kini, Dapur Naomi dapat dengan mudah melacak pemasukan dan pengeluaran, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih tepat. Dua, menyusun anggaran. Mereka kini dapat merencanakan anggaran bulanan yang lebih efektif, membantu dalam perencanaan produksi dan pengeluaran. Dan tiga, meningkatkan profitabilitas. Dengan pengelolaan yang lebih baik, Dapur Naomi berhasil meningkatkan omzet dan meminimalisir pemborosan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya. Sekarang, saya lebih percaya diri dalam mengelola keuangan. Ini adalah langkah penting untuk mengembangkan usaha saya,”  kata Isna.

Owner Dapur Naomi, Isna Fitri Yanti berfoto bersama peserta dan narasumber pelatihan manajemen keuangan yang diadakan Balatkop UKM Jawa Tengah dan BHMTC.

Keberhasilan Dapur Naomi dalam menerapkan pengetahuan dari pelatihan ini menjadi contoh positif bagi UMKM lain di sekitarnya.

“Saya berharap, pelatihan seperti ini dapat terus diadakan, dan tidak hanya di bidang keuangan saja, tetapi juga aspek lain dari manajemen usaha,” harap Isna.

Pelatihan manajemen keuangan yang diselenggarakan oleh Balatkop UKM Jawa Tengah dan BHMTC ini telah memberikan dampak positif bagi Dapur Naomi. Dengan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan keuangan, Dapur Naomi berpotensi untuk tumbuh lebih besar dan lebih berdaya saing di pasar.

Dapur Naomi berharap, lebih banyak pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berinovasi melalui program pelatihan yang serupa.

Pos terkait