Usai Direhab Umat, Cungkup Makam Rama Dwijo Susanto Jadi Kuat, Indah Dan Edi Peni

Rama Emanuel Maria Supranowo, Pr memberkati cungkup makam Rama Petrus Claver Dwijo Susanto, Pr yang baru saja direhab pada Rabu (15/12/2021) sore.

WartaKita.org – Misa Syukur pemberkatan cungkup makam Rama Petrus Claver Dwijo Susanto, Pr diadakan di makam Dukuh Ngendegan, Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Rabu (15/12/2021) sore.

Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Rama Emanuel Maria Supranowo, Pr ini dihadiri umat Lingkungan Santo Fransiskus Xaverius Pandes Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Relawan Gerakan Rumah Berkah (GRB) Paroki Wedi, dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Rama Emanuel Maria Supranowo dalam homili mengucapkan terima kasih kepada umat Lingkungan Santo FX Pandes, umat Paroki Wedi, Relawan GRB dan relawan lainnya, para donatur, dan semua pihak yang telah terlibat dan membantu proses rehab cungkup makam Rama PCL Dwijo Susanto ini. Berkat keterlibatan dan bantuan dari semua pihak, proses rehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto kini telah selesai.

“Kita bersyukur karena kita telah berhasil merehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto. Semoga tempat ini (makam Dwijo Susanto) bisa digunakan bagi keluarga, umat, dan siapa saja untuk berdoa kepada Tuhan. Semoga Rama Dwijo Susanto menjadi perantara berkat bagi siapa saja karena Rama Dwijo sudah dekat dengan Tuhan,” kata rama.

Secara khusus, Rama Supranowo mengapresiasi umat Lingkungan Santo FX Pandes yang telah tergugah dan mau memelopori rehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto ini.

“Kita tahu, Lingkungan Santo FX Pandes tentu mempunyai program atau kegiatan yang diprioritaskan. Tetapi justru memprioritaskan rehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto ini. Umat pun mau cawe-cawe, ikut terlibat merehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto. Dan sekarang, cungkup makam Rama Dwijo Susanto menjadi endah dan edi peni,” ujar rama.

Umat mengikuti Misa Syukur pemberkatan cungkup makam Rama Petrus Claver Dwijo Susanto, Pr di makam Dukuh Ngendegan pada Rabu (15/12/2021) sore dengan khitmad.

Usai homili, dilanjutkan dengan pemberkatan cungkup makam Rama Dwijo Susanto.

Sekadar informasi, gotong royong rehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto dimulai dari Minggu (14/11/2021) sampai Rabu (24/11/2021).

Koordinator rehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto, Antonius Asep Yunadi menjelaskan, perbaikan yang dilakukan berupa penambahan tiga tiang cor, penggantian sejumlah lisplang kayu dan plafon serta beberapa genting, pengecatan ulang tembok, dan lainnya.

“Penambahan tiang cor ini untuk memperkuat bangunan cungkup. Pengerjaan kita lakukan dengan hati-hati, karena kondisi bangunan yang sudah miring,” jelasnya.

Rehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto ini mendapat tanggapan yang baik dari umat Paroki Wedi. Mereka menyumbang dana, material, konsumsi dan sebagainya untuk para pekerja dan relawan selama merehab cungkup makam.

Kini, cungkup makam Rama Dwijo Susanto itu sudah kembali berdiri kokoh dan kuat. Cungkup makam nampak bersih dan rapi. Bahkan, ornamen “Taman Firdaus” yang ada di cungkup tersebut kelihatan jelas dan menarik karena dicat ulang.

Umat bergotong royong merehab cungkup makam Rama Dwijo Susanto pada Minggu (14/11/2021).

Sebelum direhab, cungkup makam Rama Dwijo Susanto ini rusak berat akibat gempa dahsyat yang melanda DIY dan Jawa Tengah pada Sabtu, 27 Mei 2006 silam. Akibat gempa, pilar cor cungkup makam tersebut menjadi miring (doyong). Sehingga bisa mengkhawatirkan bagi ahli waris atau peziarah yang akan berdoa atau nyekar (tabur bunga) di makam Imam Praja Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang ditugaskan di Keuskupan Surabaya ini.

Untuk diketahui, Rama Petrus Claver Dwijo Susanto ini lahir pada tanggal 27 April 1915 dan meninggal pada 18 Juli 1975. Rama Dwijo Susanto adalah asli warga Dukuh Kajen, Desa Pandes, yang rumahnya tidak jauh dari makam Ngendegan.

Rama Dwijo Susanto adalah anak tunggal dari pasangan suami istri (pasutri) Mangun Dimejo. Rama Dwijo Susanto adalah Imam Praja KAS yang ditugaskan di Angkatan Laut atau KKO.

Pos terkait