Turunkan Prevalensi Stunting, Pemcam Wonosari Launching Program Genting

Pemerintah Kecamatan Wonosari menggelar kegiatan Launching Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Gedung BPLLKMD Kecamatan Wonosari pada Jumat (13/6/2025).

WartaKita.org – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Wonosari, Kabupaten Klaten menggelar Launching Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang diadakan di Gedung BPLLKMD Kecamatan Wonosari pada Jumat (13/6/2025).

Program Genting ini diadakan untuk mendukung upaya pemerintah dalam rangka menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Launching Program Genting antara lain dihadiri Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Kabupaten Klaten Puspo Enggar Hastuti, Camat Wonosari Sri Wahyuningsih, Danramil 22/Wonosari Kapten Inf Purwanto, perwakilan Polsek Wonosari Aiptu Budhi, Kepala Puskesmas Wonosari 1 dan Wonosari 2, pejabat struktural Kecamatan Wonosari, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Wonosari, Ketua UPK DAPM, serta seluruh Kepala Desa se Kecamatan Wonosari.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Kabupaten Klaten Puspo Enggar Hastuti menyampaikan, Program Genting merupakan inisiatif strategis yang bertujuan memberikan pendampingan serta dukungan bagi keluarga kurang mampu yang memiliki risiko tinggi terhadap stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui dan keluarga dengan anak usia di bawah dua tahun.

“Kegiatan ini menjadi bentuk konkret komitmen lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting, sesuai dengan target pembangunan nasional di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga,” kata Puspo.

Sedang Camat Wonosari Sri Wahyuningsih menyatakan, penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak, melainkan memerlukan kolaborasi yang solid antara pemerintah, lembaga dan masyarakat.

“Dengan diluncurkannya program Genting di Kecamatan Wonosari ini diharapkan dapat tercipta mekanisme pendampingan yang berkesinambungan, serta penguatan peran orang tua asuh sebagai mitra dalam mendampingi keluarga-keluarga rentan agar lebih siap dan mampu menghadapi tantangan stunting,” ujar Sri Wahyuningsih.

Sementara itu Danramil 22/Wonosari Kapten Inf Purwanto saat ditemui usai acara launching Program Genting mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Launching Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menekan angka stunting. Kami berharap, melalui gerakan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, pola asuh dan kesehatan ibu dan anak dapat meningkat. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ungkap Kapten Inf Purwanto.

Terselenggaranya launching Program Genting ini di Kecamatan Wonosari ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya dalam percepatan penurunan stunting di tingkat lokal.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan dan menyentuh langsung keluarga-keluarga yang membutuhkan.

Program Genting ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga langkah strategis dalam membangun generasi penerus bangsa yang lebih sehat, tangguh dan berkualitas di masa depan.

Pos terkait