WartaKita.org – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto melakukan kunjungan kerja dan memberi pengarahan kepada 182 Prajurit dan PNS Kodim 0723/Klaten pada Kamis (29/3/2018).
Acara kunjungan Pangdam IV/Diponegoro diawali dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya. Kemudian, laporan Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setiyawan kepada Pangdam IV/Diponegoro.
Dalam sambutan, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setiyawan mengucapkan selamat datang kepada Pangdam IV/Diponegoro yang sudah berkenan datang ke Kodim 0723/Klaten. “Kami mohon bimbingan dan pengarahan dari Bapak Panglima kepada anggota Kodim 0723/Klaten,” katanya.
Sedang Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto menyampaikan terima kasih kepada para anggota bahwa tingkat kepercayaan publik untuk TNI menjadi yang terbaik.
“Ini adalah gambaran bahwa TNI menjadi institusi yang paling terpercaya, jauh di banding institusi-institusi lain. Hal ini dibuktikan bahwa hampir seluruh Kementerian menggandeng TNI untuk mengadakan MoU. Itu semua bermuara dari para Babinsa, paling tidak, Babinsa harus dikenal di wilayahnya,” ujarnya.
Pangdam IV/Diponegoro menyatakan, Babinsa yang berdinas lebih 2 (dua) tahun pasti sudah dikenal masyarakatnya. Karenanya, Pangdam berharap, Babinsa seharus mengenal dan dikenal masyarakatnya.
“Kepercayaan masyarakat kepada TNI harus ditingkatkan, agar tujuan Binter tercapai, yaitu kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tandasnya.
Mayjen TNI Wuryanto mengatakan, peran Babinsa itu sangat penting bagi kemanunggalan TNI dengan Rakyat. “Maka mulai hari ini, kita tingkatkan peran sebagai Babinsa, dan laksanakan tugas sebaik-baiknya,” pesannya.
Pada kunjungan itu, Pangdam IV/Diponegoro mengutarakan bahwa TNI mempunyai organisasi binaan, yaitu FKPPI. Menurutnya, organisasi ini akan besar dan maju dari peran ketuanya.
“FKPPI adalah kepanjangan tangan dari TNI untuk melaksanakan tugas-tugasnya. Untuk itu, pembinaan FKPPI harus tetap dilanjutkan. Kita harus memberi gambaran yang jelas tentang organisasi FKPPI. Saya sampaikan, organisasi ini harus besar, dan yang bisa membesarkan itu adalah kita,” tegasnya.
Terkait Pilkada, Mayjen TNI Wuryanto berharap, TNI bisa menjaga netralitas. “Ada kelompok-kelompok tertentu yang berupaya agar TNI seolah-olah tidak netral. Untuk itu saya berharap kepada seluruh anggota untuk betul-betul pahami dan waspadai serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Di akhir pengarahannya, Pangdam IV/Diponegoro menandaskan, kegiatan werving akan diutamakan untuk Keluarga Besar Tentara (KBT). Jadi, Kodam akan membantu anak-anak tentara. “Saya minta agar anak-anak (tentara) dididik dan dilatih dalam mengikuti seleksi tersebut,” harapnya.
Acara kunjungan Pangdam IV/Diponegoro ini diakhiri dengan pembacaan doa dan menyayikan lagu Bagimu Negeri.









