Tinjau Warga Terdampak Angin Puting Beliung Di Tambongwetan, Kadarwati Berikan Bantuan Tanggap Darurat

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati saat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak angin puting beliung di Desa Tambongwetan pada Rabu (20/11/2024) siang.

WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati meninjau secara langsung kondisi warga yang terdampak angin puting beliung di Desa Tambongwetan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten pada Rabu (20/11/2024) siang.

Ia juga mengecek dapur umum yang ada di Balai Desa Tambongwetan.

Bacaan Lainnya

Dalam peninjauan ke warga itu, Kadarwati didampingi Kepala Desa (Kades) Tambongwetan Yuliyarti, Sekretaris Desa (Sekdes) Agung Wiyana, Bidan Desa, dan perwakilan Puskesmas Kalikotes.

Kadarwati mengecek rumah warga yang rata-rata atapnya mengalami kerusakan karena gentengnya bertebangan hingga terkena pohon tumbang.

“Saya sangat sedih, sedih sekali. Karena ini di luar perkiraan saya. Kenyataannya, bencana itu datang tanpa kita duga, dan kita tidak bisa mengantisipasinya. Dan melihat keadaan ini, kami berharap ada uluran tangan dari berbagai pihak untuk membantu warga yang terdampak bencana ini,” katanya.

Kadarwati berharap, bantuan itu bisa datang dari mana saja. Selain itu, juga perlu ada gerakan gotong royong dari masyarakat untuk mempercepat dalam memulihkan keadaan.

“Bantuan itu tentu saja tidak dari kami saja, dari DPRD Provinsi maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tetapi seluruh komponen bekerja sama, baik Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Kita harapkan itu bergerak bersama-sama. Yang selanjutnya juga gotong royong masyarakat itu yang tidak bisa kita hindari. Karena tanpa gotong royong, kita tidak bisa apa-apa. Gotong royong inilah yang merupakan enerji mempercepat untuk memperlancar segala kegiatan yang ada di desa,” ujarnya.

Kadarwati menyampaikan, ada sejumlah prioritas yang perlu untuk segera ditangani.

“Terutama jalur lalu lintas, jalan, listrik, dan lain-lain. Dan gotong royong untuk menangani pohon yang tumbang, agar bisa segera disingkirkan. Kemudian genting yang rontok agar bisa segera ditata. Dan warga yang mampu, semoga bisa segera membeli genteng kembali. Sedang bagi warga yang tidak mampu, nanti ada gotong royong bersama-sama,” jelasnya.

Dalam peninjauan ini, Kadarwati menyalurkan sejumlah bahan pangan dan alat untuk keperluan tanggap darurat, yaitu beras (175 kg), mie instant 800 bungkus (20 dos), sarden 240 kaleng (10 dos), minyak goreng 24 liter (2 dos), kopi 120 sachet (1 dos), teh 50 pack (1 dos), gula pasir 20 kg (1 sak), air mineral 240 botol (10 dos), terpal 10 lembar, dan selimut 40 lembar.

“Kita tadi juga mencoba di beberapa perusahaan yang dekat dengan saya, kita mintai bantuan dan kepeduliannya paling tidak terpal. Karena kalau hujan, (warga) sudah keyupan, minimal sudah berkurang,” terangnya.

Sedang Kepala Desa Tambongwetan Yuliyarti menjelaskan, berdasarkan data, ada sebanyak 488 rumah warga dan 9 fasilitas umum yang rusak akibat diterjang angin puting beliung ini.

“Untuk saat ini, kebutuhan yang paling mendesak dan dibutuhkan warga adalah terpal. Karena sekarang sudah musim penghujan. Yang rumah-rumahnya belum selesai diperbaiki, sementara dikasih terpal dulu,” ungkapnya.

Yuliyarti berharap, warga tabah dalam menghadapi musibah angin puting beliung ini.

“Semoga warga diberikan ketabahan, keikhlasan dengan adanya musibah ini. Mudah-mudahan nantinya warga lebih mendekatkan diri kepada Allah,” harapnya.

Sementara itu, salah satu warga terdampak bencana angin puting beliung, Wilis mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kadarwati.

“Terima kasih ibu. Bantuan ini sungguh bermanfaat bagi kami. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan hidup kami,” ucap warga Dukuh Soka ini penuh haru.

Pos terkait