Tetap Semangat, Jangan Menyerah, Lampauilah Keterbatasanmu…

Muhammad Dadan Hidayat

WartaKita.org – Muhammad Dadan Hidayat atau akrab dipanggil Dadan atau Nyupot, menjadi salah satu contoh remaja penyandang disabilitas yang mampu membuktikan kepada orang–orang bahwa kekurangan yang ia miliki bukanlah suatu hambatan untuk meraih mimpi.

Remaja asal Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ini lahir pada 7 Juni 2002. Ia adalah anak pertama dari dua bersaudara.

Bacaan Lainnya

Ayahnya bernama Rachmat, yang bekerja sebagai buruh bongkar muatan pasir. Sedangkan ibunya bernama Ipah Saripah, seorang ibu rumah tangga.

Berawal dari kebiasaan Dadan yang sering jogging dan jalan sehat hanya untuk kebugaran badan ini ternyata malah membawa keberuntungan. Tak pernah terpikirkan oleh Dadan, bahwa kebiasaanya akan menjadi salah satu jalan hidup baru baginya.

Adalah Tatang Permana dan Aip Saputra yang merupakan pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Purwakarta, yang turut andil dalam karir Dadan di dunia olahraga.

NPCI adalah induk organisasi olahraga penyandang disabilitas di Indonesia.

Karena melihat kebiasaan Dadan yang sering jogging dan jalan sehat membuat mereka mengajak Dadan untuk ikut serta mengikuti perlombaan olahraga kelompok penyandang disabilitas.

“Awalnya saat saya ditawari untuk ikut event perlombaan, saya merasa tidak percaya diri. Apa saya mampu berprestasi seperti anak–anak normal lainnya. Namun saya mencoba percaya diri serta terus berlatih. Dan pada akhirnya, saya bisa mendapatkan 2 medali emas,” kata Dadan.

Pada Tahun 2018, Dadan mengikuti event Pekan Paralimpic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) II cabang olahraga lari 400 meter dan 800 meter yang diselenggarakan di Bandung. Pada perlombaan tersebut ia menyabet 2 medali emas sekaligus.

Dan pada Tahun 2021, Dadan kembali mengikuti event Pekan Paralimpic Nasional (PEPARNAS) XVI yang diselenggarakan di Papua. Namun kali ini, bukan cabang olahraga lari yang ia ikuti, tetap cabang olahraga sepak bola. Ia dan teman– temannya berhasil mendapat 1 medali peruggu.

Saat ini, Dadan tengah mempersiapkan diri kembali untuk mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi tahun 2022. Persiapan yang Dadan lakukan yaitu berlatih secara mandiri. Latihan ia lakukan tiga kali dalam satu minggu.

Menurut teman–temannya, Dadan adalah orang yang ceria, banyak memotivasi teman – temannya, selalu mengingatkan ketika temannya melakukan kesalahan, suka membantu sesama, dan rendah hati.

“Saya berpesan kepada orang–orang yang mungkin keadaannya seperti saya, untuk tetap semangat, jangan menyerah, lampauilah keterbatasanmu,” pesan Dadan.

Dari Dadan kita bisa belajar bahwa hal – hal kecil yang kita lakukan dapat menjadi suatu hal yang besar pada waktunya. Jangan takut untuk mencoba sesuatu hal, karena mungkin itu dapat menjadi jalan baru bagi kita.

 

Pos terkait