WartaKita.org – Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa – Hendrar Prihadi (Hendi), Umar Wahid Hasyim menemui para relawan non partai di Kabupaten Klaten pada Rabu (23/10/2024).
Para relawan tersebut tergabung dalam kelompok Sahabat Gus Umar Wahid Hasyim.
“Ada 35 orang yang diundang dari 14 elemen masyarakat. Mereka terdiri dari beberapa elemen, seperti masyarakat Nahdliyin, petani, kelompok difabel, kelompok alumni IKA PMII, dan kelompok yang lain,” kata Ketua Panitia sekaligus Kordinator Relawan Sahabat Gus Umar Wahid Kabupaten Klaten, Agus Mustofa.
Dalam kesempatan itu, Gus Umar, panggilan Umar Wahid Hasyim mengatakan, dirinya ditunjuk oleh Andika Perkasa untuk menjadi ketua tim pemenangan.
“Hitungannya Pak Andika, kalau semua dari PDIP tidak akan kuat. Jadi sudah dihitung,” ujar Gus Umar.
Mengenai sosok Gus Umar yang merupakan keluarga Nahdliyin, tentu ini menjadi pertimbangan.
“Itu tujuannya (memilihnya), dan dia sudah mempelajari. Walaupun saya bukan struktutal NU, tapi saya lahirnya dari NU,” jelasnya.
Disebut memecah suara Nahdliyin dalam Pilkada Gubernur Jawa Tengah, ia enggan menyebut hal tersebut.
“Saya kok agak kurang sepakat (dengan) istilah memecah. Supaya ada pilihan lain, dan itu sudah terbukti, elektabilitas Andika naik,” ungkapnya.
Dalam Pilkada Jateng, Ahmad Luthfi menggandeng Taj Yasin menjadi wakil. Sehingga terdapat 2 unsur Nahdliyn yang terpisah.
Umar berharap, agar sesama Gus tidak saling mendahului.
“Di sana salah satu kekuatannya Gus Yasin, (sedang yang di sini) ya saya Gus Umar. Jadi saya berharap, sesama Gus tidak saling mendahului. Kayak bus kota, sesama sopir bus kota tidak boleh saling mendahului,” ucapnya.









