WartaKita.org – Komunitas Srikandi Indonesia (KSI) untuk Jokowi terus menebar kebaikan dan kedamaian. KSI terus mengasihi saudara se-bangsa dan se-tanah air, serta berbagi kepada sesama.
Seperti yang dilakukan KSI di Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten pada Minggu (31/3/2019) pagi. KSI melakukan aksi sosial dengan menggelar pasar murah.
Ketua Umum Komunitas Srikandi Indonesia, Yanti Rukmana menyampaikan, pasar murah ini dilakukan di sejumlah kecamatan di wilayah Solo Raya. Seperti di Kecamatan Tawangsari, Bangsri, Miri, Sukodono, Ngrampal, dan Klego.
“Pasar murah yang kita adakan ini terbuka untuk masyarakat. Bahkan untuk warga yang memiliki pilihan politik yang “berbeda” dengan kita. Ini sejalan dengan Pak Jokowi panutan kita, yang tidak pernah membedakan dalam melayani masyarakat,” katanya.
Yanti Rukmana menjelaskan, dalam pasar murah kali ini, KSI menyediakan 2.000 paket sembako. Setiap paket terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak, dan 1 kg gula. Kalau di pasaran, paket sembako ini seharga Rp70 ribu. Tapi paket sembako tersebut dijual ke masyarakat dengan harga Rp35 ribu.
“KSI sudah berdiskusi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk menyesuaikan harga sembako yang dijual saat ini. Dan agar lebih merata, maka setiap warga hanya berhak membeli satu paket sembako saja,” ujarnya.
Yanti berharap, kegiatan pasar murah ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuat warga senang, dan merasakan kebersamaan.
“Harga paket sembako ini sangat terjangkau oleh masyarakat. Ini dimaksudkan agar masyarakat merasa senang dengan apa yang kita lakukan. Pasar murah yang beberapa kali kita adakan ini dimaksudkan sebagai sarana berbagi kepada masyarakat yang perlu lebih diperhatikan,” tandasnya.
Menurutnya, KSI menyambut baik rencana diluncurkannya tiga “Kartu Sakti Jokowi”, yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra Kerja, dan Kartu Sembako Murah.
“Dalam pandangan KSI, kita masih perlu 3 kartu lagi. Karena kalau dalam satu KTP yang digunakan untuk memfasilitasi ketiga kartu tersebut, Indonesia sepertinya belum siap. Sebab KTP kita belum disertai dengan chip barcode dan fasilitas ketiga kartu tersebut. Semoga tiga kartu tersebut dapat segera direalisasikan agar masyarakat segera terbantu dan lebih makmur,” harapnya.
KSI sangat memahami mengapa Jokowi berencana meluncurkan tiga kartu sakti-nya itu. Hal ini dilakukan karena dari dulu sebelum menjadi Wali Kota Solo, Jokowi senang berbagi.
“Berbagi kepada sesama, terutama kepada warga yang perlu lebih diperhatikan memang sudah menjadi sifat asli Pak Jokowi dari dulu. Di Komunitas Srikandi Indonesia, sifat tersebut kami teladani,” ucap Yanti.
Pasar murah kali ini dihadiri juga oleh tokoh masyarakat FX Sriyatno dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V, Rahmat Handoyo.
FX Sriyatno dalam sambutan mengajak warga Desa Manjung untuk bisa memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin minimal 75 persen pada Pilpres 17 April 2019 mendatang.
Sementara itu Rahmat Handoyo dalam orasinya menyatakan, pasar murah sembako yang dilakukan KSI di Desa Manjung ini sesuai dengan program Jokowi.
“Saat ini sudah ada 2 kartu. Dan nantinya, akan ada 3 kartu lagi, yaitu yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra Kerja, dan Kartu Sembako Murah. Karena itu, agar program ini berjalan, kita harus mendukung Pak Jokowi untuk menang. Untuk itu, kita coblos Jokowi,” ajaknya.









