Susahnya Mencari Pekerjaan Paruh Waktu

Untuk menambah penghasilan, mahasiswa bisa mencari pekerjaan paruh waktu agar tidak mengganggu kuliah mereka.

MENJADI mahasiswa adalah sebuah “kelebihan” bagi sebagian orang. Karena tidak semua orang bisa menjadi mahasiswa. Mereka tidak bisa menjadi mahasiswa karena kondisi keuangan atau faktor lainnya.

Maka, mahasiswa dituntut aktif di dunia perkuliahan. Karena mereka sudah berkorban waktu, tenaga dan mengeluarkan uang.

Bacaan Lainnya

Bagi sebagian besar orang, uang adalah sesuatu yang berarti. Dan bagi mahasiswa, tentu pernah merasakan bagaimana mereka membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya. Mahasiswa biasanya akan meminta dari orang tua atau walinya.

Maka, beruntunglah bagi mahasiswa yang masih mendapatkan uang dari orangtua atau walinya. Bila tidak? Mahasiswa harus mencari sumber penghasilan bagi dirinya untuk hidup dan kebutuhan kuliahnya.

Mahasiswa bisa saja mendapatkan beasiswa. Namun beasiswa tidak mungkin didapatkan oleh semua mahasiswa.

Lalu, bagaimana mahasiswa mendapatkan uang untuk kebutuhan kuliahnya? Jawabannya adalah bekerja.

Di luar sana, banyak mahasiswa yang memilih berjualan. Namun uang dari hasil berjualan itu tidak bisa dijadikan penghasilan tetap, karena tidak setiap hari laku.

Pilihan berikutnya adalah mencari pekerjaan sampingan yang tidak memerlukan waktu banyak.

Namun pada kenyataannya, banyak pelaku usaha yang enggan untuk membuka lowongan part-time bagi mahasiswa. Bila adapun, harus dengan seleksi ketat atau jalur “orang dalam”.

Pelaku usaha rasanya wajar jika melakukan hal tersebut. Karena selain faktor kepercayaan yang belum terbangun, faktor mahasiswa yang banyak kegiatan jelas bisa mengganggu pekerjaan itu. Dan malah, bisa menimbulkan kerugian bagi para pelaku usaha yang memperkerjakan mahasiswa aktif.

Pelaku usaha yang membuka lowongan part-time tersebut juga hanya sedikit, terutama di masa pandemi covid-19 ini. Jadi, bagaimana mahasiswa akan memenuhi keuangannya secara mandiri? Apakah harus seperti ini terus? Semoga tidak demikian…..

 

Aditya Putera Tanriawan

 

Pos terkait