STIA Madani Klaten Wisuda 66 Sarjana, Sunarto: Ciptakanlah Lapangan Kerja, Jadilah Wirausaha…

Prosesi acara wisuda sarjana STIA Madani KLaten

WartaKita.org – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Madani Klaten mewisuda 66 sarjana Angkatan XI tahun 2020 di Hotel Grand Tjokro Klaten pada Sabtu (14/11/2020).

Wisuda sarjana kali ini berasal dari dua Program Studi, yaitu Program Studi Administrasi Publik sebanyak 41 wisudawan dan Program Studi Administrasi Niaga sejumlah 25 wisudawan.

Bacaan Lainnya

Dalam wisuda tahun ini, sebagai wisudawan terbaik adalah Endang Lestari dari Program Studi Administrasi Publik dengan nilai 3,60 dan Idah Susrikah dari Program Studi Administrasi Niaga dengan nilai 3,65.

Ketua STIA Madani Klaten HM Dimyati Safari dalam sambutannya menyampaikan, sejak berdiri pada 8 Februari 2002, STIA Madani Klaten telah meluluskan sebanyak 513 sarjana. Para alumni kini sudah bekerja di berbagai sektor, seperti menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), Perangkat Desa, karyawan swasta, wartawan, wiraswasta, dan lainnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Semoga para wisudawan menjadi insan yang terdidik, yang siap mengabdikan darma baktinya kepada masyarakat. Semoga keberadaan para wisudawan menghadirkan kebahagiaan bagi siapa saja, dan memberikan kontribusi yang positif kepada bangsa dan negara,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Bhakti sebagai Badan Penyelenggara STIA Madani Klaten H Sunarto mengatakan, pihaknya berencana mengembangkan STIA Madani Klaten menjadi Institut Teknologi Administrasi Dan Bisnis Digital. Karenanya, STIA Madani Klaten berencana membuka jurusan baru, yaitu bisnis digital.

“Ini sebagai jawaban atas perkembangan bisnis digital di masyarakat. Karena di masa depan, akan makin banyak bermunculan bisnis digital,” terangnya.

Sunarto menambahkan, ada sejumlah masukan dari tokoh pendidikan agar STIA Madani Klaten mengembangkan sistem pembelajaran online. Ini dimaksudkan untuk menampung mahasiswa dari luar daerah. Dan juga, agar mahasiswa tidak harus selalu datang untuk belajar di kampus.

“STIA Madani Klaten juga menerima mahasiswa jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP), dimana selama kuliah biayanya ditanggung oleh negara dan diberi uang saku setiap bulan sekitar 750 ribu. Dan bagi siapa saja yang bisa mencarikan mahasiswa baru, akan mendapatkan fee Rp 1 juta per satu mahasiswa,” paparnya.

Mantan Anggota DPRD Klaten ini juga berpesan kepada para wisudawan untuk berwirausaha atau menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan orang lain.

“Jangan terpaku harus menjadi pegawai atau karyawan. Karena menjadi pegawai itu akan menghabiskan waktu. Kurang bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Maka kalau bisa, jadilah wirausaha yang sukses,” pesannya.

 

Pos terkait