Sikapi Situasi Pandemi, Paroki Cawas Bentuk Paguyuban Tani, Umat Diajak Manfaatkan Lahan Kosong

Suasana pertemuan di Paroki Cawas membentuk Paguyuban Tani Paroki, Paguyuban PSE, dan Paguyuban Ibu Paroki di aula paroki setempat, Minggu (9/5/2021).

WartaKita.org – Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Kabupaten Klaten mengadakan pertemuan untuk membentuk Paguyuban Tani Paroki, Paguyuban Pendamping Sosial Ekonomi (PSE), dan Paguyuban Ibu Paroki di aula paroki setempat, Minggu (9/5/2021).

Hadir dan memberi masukan dalam acara ini, Ketua PSE Rayon Klaten Yustina Etik Martini dan Pegiat pertanian, Basilius Jarot Triwibowo yang memberi materi tentang budidaya tanaman bawang merah.

Bacaan Lainnya

Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Rama Alexander Joko Purwanto, Pr dalam sambutan mengatakan, melihat kondisi pandemi covid-19 saat ini, maka Tim Kerja PSE lingkungan dan Paguyuban Ibu Paroki diajak untuk membudidayakan pekarangan atau lahan yang kosong untuk bisa ditanami tanaman sayur-sayuran yang berguna.

“Ketahanan ekonomi bagi keluarga perlu didorong agar mampu bertahan menghadapi pandemi ini. Karena itu, lahan-lahan kosong perlu dibudidayakan,” kata rama.

Rama Joko Purwanto menyatakan, umat ingin bergerak bersama untuk mewujudkan ketahanan keluarga dalam bidang pemulihan ekonomi keluarga.

“Maka, kita membentuk Paguyuban Tani dan PSE didukung dengan Paguyuban Ibu-Ibu Paroki. Sesuai anjuran Kevikepan, kita mengajak PSE dan Paguyuban Tani untuk mencari terobosan-terobosan dalam bidang ketahanan ekonomi,” pesan rama.

Sedang Ketua PSE Rayon Klaten Yustina Etik Martini mengaku sangat mendukung kegiatan ini.

“PSE Kevikepan bertugas untuk mendorong terbentuknya paguyuban-paguyuban PSE di tingkat paroki dan membantu memfasilitasi agar PSE Paroki dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Rama Joko Purwanto menyerahkan bibit bawang merah dan media tanam berupa 10 polibag untuk masing-masing lingkungan, Minggu (9/5/2021).

Dalam pertemuan itu, terpilih sebagai Ketua Paguyuban PSE Paroki Cawas adalah  FX Wahyono, Pengurus Paguyuban Tani Paroki Cawas FX Sunardi dan Alex Totok Maryadi, dan Ketua Paguyuban Ibu Paroki Cawas Christina Muryani.

Bersamaan dengan terbentuknya Paguyuban Tani Paroki, Rama Joko menyerahkan bibit bawang merah dan media tanam berupa 10 polibag untuk masing-masing lingkungan.

“Ini untuk memancing umat agar memanfaatkan lahan yang ada di rumah untuk tanaman-tanaman produktif,” harap rama.

Umat menyambut gembira dengan terbentuknya Paguyuban ini. Semoga ke depan dapat mengembangkan dan memajukan kehidupan umat. Dengan paguyuban ini diharapkan kegiatan-kegiatan umat mulai menggeliat lagi karena selama pandemi ini praktis banyak kegiatan terhenti.

Pos terkait