Siapa Saja Bisa Menjadi Pemimpin, Asal…

Suasana perkuliahan Kepemimpinan di Program Studi Administrasi Perkantoran ASMI Santa Maria Yogyakarta semester 3 pada Jumat (2/12/2022).

WartaKita.org – Ada yang berbeda dengan perkuliahan Mata Kuliah Kepemimpinan di Program Studi (Prodi) Administrasi Perkantoran ASMI Santa Maria Yogyakarta semester 3 pada Jumat (2/12/2022).

Saat itu, kelas kedatangan tamu praktisi di akhir perkuliahan, yaitu Yohanes Arif Susilo dan Marcellina Elfiana.

Bacaan Lainnya

Kuliah Kepemimpinan kali ini mengusung tajuk From “Creative Tenson” to “Legacy”. Kuliah berjalan dengan gaya yang berbeda.

Para praktisi langsung mengajak mahasiswa untuk berdiskusi dan komunikasi dua arah. Narasumber menjelaskan bahwa kepemimpinan itu tidak hanya milik kaum laki laki saja.

Dikarenakan seluruh mahasiswa Prodi Administrasi Perkantoran semester 3 adalah mahasiswi, maka kuliah diawali dengan penyampaian materi dari praktisi bimbingan konseling, Yohanes Arif Susilo.

Yohanes Arif Susilo mengatakan, siapa saja bisa menjadi pemimpin.

“Kuncinya terletak pada hubungan antara pribadi dengan Tuhan,” katanya.

Sedang pada sesi kedua, Marcellina Elfiana menjelaskan, perempuan bisa berkarya dan menjadi pemimpin di tempat yang dia mau tanpa melupakan kodratnya.

“Yang penting bisa bermanfaat bagi banyak orang dan mandiri,” ujarnya.

Kesimpulan dari perkuliahan Kepemimpinan hari itu adalah siapapun bisa dan boleh menjadi pemimpin, dengan tujuan bukan sebagai menjadi yang paling kuat, namun menjadi yang bermanfaat bagi kebaikan bersama.

Pos terkait