WartaKita.org – Bupati Klaten Sri Mulyani bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan pemantauan langsung harga sembako di Pasar Wedi dan mengecek Posko Lebaran di Terminal Ir Soekarno Klaten pada Kamis (7/6/2018).
Ini dilakukan untuk mengetahui harga kebutuhan bahan pangan khususnya sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) menjelang Lebaran dan mengecek persiapan Terminal Klaten dalam menyambut arus mudik dan arus balik.
Bupati Klaten Sri Mulyani tiba di Pasar Wedi pukul 08.50 WIB dan langsung menemui sejumlah pedagang sayur mayur.
Winarsih (37), penjual sayur mengatakan, harga sayur cenderung naik meskipun Rp1.000. Sekarang, harga cabe rawit mencapai Rp26.000 per kg, cabe hijau Rp13.000, cabe merah Rp16.000, bawang merah Rp28.000, dan bawang putih Rp22.000.
Sedang Wardati (40) menyatakan, harga wortel Rp6.000 per kg, boncis yang sebelumnya Rp6.000 sekarang Rp10.000, kembang kol Rp10.000, kentang super Rp11.000, kentang kecil Rp7.000, tomat Rp4.000, dan tomat buah Rp8.000.
Sementara pedagang sembako, Suyani (45) menuturkan, harga beras Ir 64 Rp9.500 per kg, Mentik Wangi Rp11.500, Bramo Rp11.500, gula pasir Rp11.500, gula Jawa Rp17.000, telur Rp19.000, dan beras ketan Rp11.000.
Pedagang yang lain, Tuginem (53) mengatakan, harga ayam potong yang biasanya Rp32.000 per kg, seminggu ini naik menjadi Rp34.000. Harga naik karena permintaan tinggi dan stoknya terbatas. Harga ayam pekir Rp40.000 per kg, dan ayam kampung Rp100.000 per ekor.
Sedang Harto Suwarno (65) menyatakan, harga daging sapi belum naik, yaitu Rp110.000 per kg. Diperkirakan, harga daging sapi akan naik menjelang lebaran menjadi Rp120.000.
Usai meninjau Pasar Wedi, Bupati Sri Mulyani mengatakan, dari pantauan yang dilakukan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Wedi masih relatif stabil. Namun, ada beberapa harga komoditas yang naik seperti cabai merah dan ayam potong.
Bupati Klaten berharap agar pedagang tidak menaikan harga dan mentaati harga yang ditetapkan Pemerintah. Sehingga seluruh warga dapat membeli setiap kebutuhan dan dapat merayakan Idul Fitri 1439 H dengan penuh bahagia.
Dari Pasar Wedi, rombongan Bupati Klaten bergerak ke Terminal Ir Soekarno Klaten. Bupati mengecek kesiapan Terminal Ir Soekarno Klaten dalam rangka menyambut arus mudik dan arus balik lebaran. Bupati juga menemui sejumlah agen bus yang ada di Terminal Ir Soekarno Klaten.
Endah Dwihatmi (42), agen bus PO Putra Remaja mengatakan, biasanya, Terminal Ir Soekarno Klaten akan ramai pada saat arus balik. Karena banyak warga Klaten yang merantau di luar daerah.
Sedang Sonya Irmawan, agen resmi bus PO Murni Jaya menyatakan, arus mudik sampai H-8 di Terminal Ir Soekarno Klaten ini masih relatif sepi. Diperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi mulai H-5 Lebaran.
Bupati Klaten menyampaikan, Kabupaten Klaten siap menyambut arus mudik dan arus balik lebaran.
“Dengan kondisi Terminal Ir Soekarno Klaten yang bersih seperti ini, saya berharap, nantinya para pemudik yang singgah di sini akan merasa nyaman,” harapnya.









