Selama Tiga Hari, 138 Warga Klaten Yang Terkonfirmasi Covid-19 Dievakuasi Ke Donohudan

Sebanyak 36 warga di Kabupaten Klaten yang terkonfirmasi positif covid-19 dikirim ke lokasi isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Kabuapaten Boyolali, Minggu (25/7/2021) siang.

WartaKita.org – Pada hari ketiga pelaksanaan managemen kontijensi, sebanyak 36 warga di Kabupaten Klaten yang terkonfirmasi positif covid-19 kembali dikirim ke lokasi isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Kabuapaten Boyolali, Minggu (25/7/2021) siang.

Proses pemindahan warga dari Klaten menuju Boyolali tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten.

Bacaan Lainnya

Seperti pelaksanaan hari sebelumnya, warga yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Klaten itu dikumpulkan di GOR Gelarsena Klaten untuk dilakukan pengecekan kesehatan. Kemudian sekira pukul 13.30 Wib mereka diangkut menuju Asrama Haji Donohudan dengan menggunakan 3 Bus Brimob dan dikawal oleh aparat TNI-Polri.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kasubbag Humas Iptu Nahrowi menjelaskan, selama 3 hari pelaksanaan managemen kontijensi covid-19, sudah ada 138 warga Klaten yang dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan.

“Total sudah 138 warga. Masing-masing 52 warga di hari pertama, kemudian 50 warga di hari kedua, dan hari ini 36 warga,” terangnya.

Iptu Nahrowi menyampaikan, kegiatan evakuasi warga terkonfirmasi positif covid-19 dari lokasi isolasi mandiri ke lokasi isolasi terpusat akan terus dilanjutkan. Hal tersebut dimaksudkan untuk menekan angka penularan covid-19 khususnya dari cluster keluarga. Pemisahan antara anggota keluarga yang positif covid-19 dengan yang sehat adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan saat ini.

“Besok juga masih akan kami lakukan. Tentunya bersama-sama rekan TNI, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya. Kapasitas isolasi terpusat baik itu tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten akan kita usahakan diisi semua. Jika ada yang sudah negatif akan kami pulangkan, kemudian diisi lagi oleh warga yang positif,” jelasnya.

Pos terkait