WartaKIta.org – Sekitar 500 peserta mengikuti Jalan Sehat Srawung Warga Lintas Agama (Sarwa Lima) yang start dan finish-nya dilakukan di Balai Kampung Dukuh Patran, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Minggu (31/12/2023) pagi.
Pengibaran bendera start Jalan Sehat Sarwa Lima dilakukan oleh Camat Wedi yang diwakili Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan Joko Wardoyo yang didampingi Kepala Desa (Kades) Kalitangah Hariyadi dan Kepala Dusun (Kadus) I Desa Kalitengah, Slamet Widodo.
Jalan sehat ini menyusuri rute sekitar 2,5 kilo meter. Rute dimulai dari Balai Dukuh Patran. Selanjutnya melewati Dukuh Garuman, Ledok, Bunder, Krapyak, Karangasem, dan kembali ke Balai Dukuh Patran.
Selama jalan sehat, peserta nampak gembira. Mereka saling bertegur sapa dan bercengkerama. Peserta saling aruh dan srawung dengan peserta lainya.
Ketua panitia Sarwa Lima, Laurentius Sukamta menyampaikan, kegiatan Srawung Warga Lintas Agama ini bertujuan untuk membangun semangat persaudaraan, menjalin toleransi antar umat beragama, membina srawung dengan sesama, dan menjaga NKRI, UUD 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika (keberagaman).
Adapun tema Sarwa Lima tahun 2023 ini yaitu “Seneng Srawung Sugih Sedulur“.
“Total ada 515 peserta yang mengikuti jalan sehat Sarwa Lima ini,” katanya.
Sukamta menyatakan, ada yang membedakan antara jalan sehat Sarwa Lima dengan jalan sehat lainnya. Karena Jalan Sehat Sarwa Lima ini gratis, atau peserta tidak perlu membeli tiket. Setelah jalan sehat, peserta disuguhi sarapan nasi soto beserta lauk pauknya, dan minuman teh nasgitel (panas, legi, kenthel), dan dihibur musik organ tunggal.
“Dan yang paling menarik, panitia menyediakan hadiah doorprize bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Sukamta menjelaskan, sumber dana untuk kegiatan Sarwa Lima ini berasal dari saldo Sarwa Lima tahun 2018 lalu, kolekte Doa Rosario (selama satu bulan penuh), koin peduli umat, donasi atau sumbangan dari umat, dan sumbangan dari pihak lain.
“Koin peduli umat ini ini berasal dari uang receh (Rp100, Rp200, Rp500, Rp1.000) sisa atau pengembalian belanja (seperti beli sayur, beras, rokok, dan sebagainya) dari keluarga-keluarga. Uang receh itu lalu dikumpulkan pada celengan plastik atau bekas botol air mineral. Setelah sekian waktu, celengan itu lalu dikumpulkan dan dihitung bersama-sama. Dan hasilnya, untuk kegiatan membantu sesama. Semoga ini bisa menginspirasi kita bersama,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Sukamta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan Sarwa Lima ini. Terlebih kepada para donatur, baik dari umat, masyarakat, dan warga perantauan.
“Kami menyadari, bahwa tanpa dukungan panjenengan semuanya, kami bukan siapa-siapa, dan kami tidak bisa apa-apa. Namun sebaliknya, kami meyakini, bahwa niat yang baik, yang dilakukan oleh orang-orang baik, dengan cara-cara yang baik, dan didukung oleh orang baik, maka hasilnya akan baik pula. Kami berharap, dengan kegiatan Sarwa Lima ini, kita menjadi semakin guyub dan rukun, dan toleransi beragama semakin terbina dengan baik,” harapnya.

Sedang Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan Kecamatan Wedi Joko Wardoyo mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Sarwa Lima ini.
“Masyarakat di sini hidup dalam berbagai keragaman, terlebih dalam hal agamanya. Tetapi masyarakat bisa hidup rukun dengan baik. Situasinya juga kondusif. Warganya bisa guyub, bisa bersatu, dan kompak. Itulah kunci kerukunan. Dengan kerukunan kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tandasnya.
Joko Wardoyo menambahkan, saat ini sudah memasuki masa kampanye Pemilu. Dan pada tanggal 14 Februari 2024 nanti akan ada pesta demokrasi, yaitu Pemilu serentak.
“Maka yang sudah punya hak pilih, saya mohon untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. Datanglah ke TPS (tempat pemungutan suara) untuk mencoblos. Karena pilihan Anda akan menentukan masa depan bangsa. Pilihlah pemimpin dan wakil rakyat yang baik. Pilihlah sesuai dengan hati nurani. Pilihan boleh beda, tapi kita harus tetap saudara. Jangan sampai karena pilihan yang berbeda, kita jadi bermusuhan,” pesannya.
Kegiatan Jalan Sehat Sarwa Lima ini disambut baik oleh para peserta.
“Saya senang bisa mengikuti jalan sehat ini. Ini kegiatan yang hebat. Warga mengikuti jalan sehat secara gratis. Bisa makan soto bersama, bisa minum teh nasgitel secara gratis. Dan hebatnya lagi, semua peserta mendapat hadiah. Semoga kegiatan yang baik ini bisa diadakan secara rutin,” ucap Paul, salah satu peserta jalan sehat.

Ada yang menarik dalam jalan sehat ini. Panitia menyediakan hadiah berupa sembako, seperti beras, gula pasir, teh, kopi, minyak goreng, kecap, telur, susu, sabun mandi, pasta gigi, sabun cuci, voucher makan gratis, pewangi, dan sebagainya. Dan sebagai hadiah utama berupa beras 25 kilogram.
Untuk diketahui, event Sarwa Lima ini diisi dengan dua kegiatan. Selain jalan sehat, juga diadakan pembagian paket sembako kepada warga yang kurang mampu yang sudah dilakukan pada hari Senin, 25 Desember 2023. Sebanyak 45 paket sembako sudah dibagikan kepada mereka yang berhak. Paket sembako itu berisi beras, mie instan, biskuit, minyak goreng, gula pasir, teh, kecap, gula jawa, dan garam meja.









