WartaKita.org – Tiga unit sekolah yang tergabung dalam Krista Gracia Klaten, yaitu Kelompok Bermain (KB) Krista Ceria, SD Kristen 3 Klaten, dan SMP Kristen 1 Klaten menggelar bazar dan pentas seni tahunan di SD Kristen 3 Klaten pada Jumat-Sabtu (9-10/2/2018).
Panitia pentas seni, Kuncoro menjelaskan, pentas seni ini mengusung tema “The Oriental Cultural Fair 2018”. Pentas seni ini didukung sekitar 250 murid dari ketiga unit sekolah tersebut.
“Pentas seni ini sekaligus untuk menyambut hari raya Imlek. Maka, sesuai dengan tema yang diusung, dalam pentas seni ini digelar pertunjukan budaya etnis Tionghoa,” katanya.
Dalam pertunjukan kolosal yang seluruhnya dimainkan oleh murid Krista Gracia ini ditampilkan cerita ketoprak berbahasa Indonesia yang bertemakan kepahlawanan dari negeri Tirai Bambu dengan judul “Hoan Le Hoa”. Ketoprak ini mengisahkan tentang kehebatan perjuangan pahlawan wanita yang hendak menyatukan seluruh negeri. Pentas ketoprak disutradarai oleh Bondan Nusantara.
Sebelum pertunjukan utama (ketoprak), penonton disuguhi dengan penampilan sejumlah hiburan menarik hasil pelatihan ekstra kurikuler sekolah Krista Gracia seperti Barongsai, Chinese Drums dan Biola. Juga ada penampilan yang menggemaskan dari anak-anak KB Krista Ceria yang membawakan ansamble musik serta tari garapan.
Untuk mendukung pentas seni tersebut, pada siang harinya (mulai pukul 12.00) digelar acara bazar yang diisi dengan festival kuliner yang menyajikan aneka minuman dan makanan khas Imlek. Juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan seperti atraksi Barongsai, band, paduan suara, serta tarian. Tidak ketinggalan, stand Chinese Calligraphy, Chinese Tea, serta gerai foto di mana para pengunjung bisa berfoto dengan kostum ala mandarin.
Gelaran pentas seni ini disambut baik oleh warga.
“Kami menyambut baik acara pentas seni ini. Karena dalam pentas seni ini, anak-anak dikenalkan dengan budaya lain, yaitu budaya Tionghoa. Ini sesuatu yang baik. Karena dalam setiap budaya, pasti ada nilai-nilai keutamaannya,” ujar Sutomo.









