Samakan Persepsi Mengenai IKM, MKKS SMP Se Solo Raya Gelar Temu Ilmiah Dan Seminar Nasional Di Klaten

Para Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang SMP, dan sejumlah Kepala Sekolah SMP se Subosukawonosraten berfoto bersama pada acara Temu Ilmiah dan Seminar Nasional di gedung pertemuan Wongso Menggolo Klaten, Rabu (4/1/2023).

WartaKita.org – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se Solo Raya menggelar Temu Ilmiah dan Seminar Nasional di gedung pertemuan Wongso Menggolo Dukuh Ngaran, Desa Mlese, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Rabu (4/1/2023).

Temu Ilmiah dan Seminar Nasional yang mengusung tema “Jalin Komunikasi Hati, Bangun Relasi Harmoni, Satu Langkah Untuk Jaya NKRI” ini dihadiri Kepala Dinas  Pendidikan, Kepala Bidang SMP, dan Kepala Sekolah se Subosukawonosraten atau Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Sukaharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten.

Bacaan Lainnya

Ketua MKKS SMP Kabupaten Klaten, Kamidi menjelaskan, temu ilmiah dan seminar nasional ini bertujuan sebagai wahana untuk menyamakan persepsi tentang  Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMP di Subosukawonosraten. Apalagi ada sejumlah SMP di Kabupaten Klaten yang menjadi sekolah penggerak dan sudah melaksanakan Kurikulum Merdeka.

”Kabupaten Klaten merupakan pilot project implementasi Kurikulum Merdeka untuk tingkat SMP. Sementara di wilayah lain di Solo Raya ini, ada yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka,” katanya.

Kamidi menyampaikan, event ini merupakan kegiatan rutin setiap semester dan dilaksanakan secara bergiliran dari satu daerah ke daerah lain di wilayah Solo Raya.

”Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antara Kepala Sekolah SMP se Solo Raya dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bidang SMP di masing-masing daerah,” ujarnya.

Sedang Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Yunanta mengatakan, kegiatan seperti ini dinilai penting dan sangat diperlukan untuk berkoordinasi antar MKKS di masing-masing kabupaten dan Kota dalam melaksanakan program pendidikan tingkat SMP.

“Sehingga dicapai kesamaan persepsi tentang pelaksanaan suatu program pendidikan,” tandasnya.

Kepala SMP Negeri 2 Prambanan, Sri Purwaningsih berfoto bersama para guru dan siswa di depan stand sekolahnya pada acara Temu Ilmiah dan Seminar Nasional di gedung pertemuan Wongso Menggolo Klaten, Rabu (4/1/2023).

Sementara itu Kepala SMP Negeri 2 Prambanan, Sri Purwaningsih menyambut baik kegiatan temu ilmiah dan seminar nasional ini.

“Kami sangat senang dan menyambut baik kegiatan ini. Karena kami bisa mengekspresikan karya siswa di depan teman-teman Kepala Sekolah se Solo Raya. Jadi, bisa meningkatkan rasa percaya diri anak-anak, dan juga mengaktualisasikan keberadaan sekolah kami. Sekolah kami yang berada di pinggiran, dan selama ini agak dipandang sebelah mata, kami coba mengangkatnya. Kami membangkitkan semangat teman-teman (guru) untuk bergerak maju. Dan akhirnya mencapai ke sekolah penggerak. Tetapi yang terutama, kegiatan ini untuk pembentukan karakter siswa yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Itu harapan kami,” paparnya.

Sri Purwaningsih menambahkan, dalam projek karya siswa ini, SMP Negeri 2 Prambanan menampilkan tiga tema, yaitu gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, dan kewirausahaan. Karena itu mereka menampilkan produk olahan buah markisa, batik Roro Jonggrang, aneka ceriping pedas, sayuran hidroponik, dan sebagainya.

“Ini semuanya anak-anak yang mengerjakan. Dan muara dari semuanya itu yakni P5, yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kita terpilih jadi sekolah penggerak mulai semester ini, yaitu pada bulan Agustus 2022,” ucapnya.

Pos terkait