WartaKita.org – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Program Bulog Difabel Berdaya berupa bantuan modal usaha Rumah Pangan Kita (RPK) kepada 14 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) difabel Kabupaten Klaten di Hotel Tjokro Klaten pada Jumat (20/12/2024) siang.
Penyaluran Program Bulog Difabel Berdaya pada tahun 2024 ini dilakukan di Kabupaten Klaten yang bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DISSOSP3AKB) Kabupaten Klaten yang membina Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK).
Penerima bantuan modal sebagai RPK Baru sebanyak 14 UMKM ini merupakan binaan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten. Setiap penerima bantuan mendapatkan modal pendirian RPK Baru berupa komoditi atau produk pangan Bulog, rak pajang, spanduk RPK, dan media promosi.
Direktur Human Capital Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto menyampaikan, Program Bulog Difabel Berdaya ini merupakan bentuk komitmen pengaplikasian Program TJSL Bulog pada Pilar Pembangunan Ekonomi khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 80 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan target nomor 8.5 yaitu pada tahun 2030 mencapai pekerjaan tetap dan produktif dan pekerjaan yang layak bagi semua perempuan dan laki-laki termasuk bagi pemuda dan penyandang difabilitas, dan upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya.
“Program Bulog Difabel Berdaya berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam memberdayakan penerima manfaat agar lebih berekonomi mandiri dan berdaya saing, serta diharapkan mampu berkontribusi mewujudkan stabilitas harga dan menjaga tingkat inflasi secara tidak langsung,” katanya.
Sudarsono Hardjosoekarto menjelaskan, arah kebijakan pelaksanaan Program TJSL Bulog terdapat tiga bidang prioritas yang terdiri dari bidang pendidikan, bidang lingkungan dan bidang pengembangan UMK. Dimana salah satu bidang yang juga sejalan dengan core business Bulog di bagian hilir adalah Program Bulog Difabel Berdaya.
“Program Bulog Difabel Berdaya yaitu program penguatan finansial masyarakat melalui pemberian modal usaha bagi masyarakat rentan (difabel) untuk pendirian outlet baru Rumah Pangan Kita (RPK) yang nantinya akan dijadikan sebagai outlet binaan dan jaringan penjualan komoditas produk pangan Bulog dengan harapan dapat aktif repeat order produk Bulog serta bisa tumbuh berkembang menjadi RPK aktif dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Sudarsono menyatakan, bantuan ini bukan hanya sebagai modal awal, tetapi juga sebagai dorongan semangat untuk terus berusaha dan berkarya.
“Kami menyadari bahwa tantangan yang dihadapi oleh teman-teman difabel tidaklah mudah. Namun kami percaya bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak, semua itu dapat diatasi,” ungkapnya.
Sudarsono berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat yang maksimal dan bisa digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas hidup.
“Semoga teman-teman difabel semakin sukses dalam usaha yang dijalankan. Dan kita semua dapat belajar banyak dari semangat dan keteguhan hati yang ada pada diri para difabel,” harapnya.
Sedang Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya dalam sambutan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perum Bulog yang telah memberikan uluran bantuan dan pelatihan wirausaha bagi para penyandang disabilitas. Bantuan ini bertujuan agar keluarga disabilitas di Klaten kelak bisa mandiri dengan membuka usaha sehingga kehidupannya semakin sejahtera.
“Saya berpesan kepada penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan itu dapat bersungguh-sungguh sehingga ilmunya nanti dapat digunakan untuk mengembangkan usahanya. Dan semoga, bantuan yang diberikan dari TJSL Perum Bulog ini dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh ,sehingga usaha yang dirintis dan ditekuni dapat semakin berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu perwakilan penerima bantuan, Juriyah mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog dan Bupati Klaten yang telah memberikan bantuan kepada PPDK.
“Terima kasih kepada Direktur Perum Bulog, Ibu Bupati Klaten, Kepala DISSOSP3AKB Kabupaten Klaten yang telah memberikan bantuan kepada kami. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat. Bulog makin jaya, tambah sukses, dan terus mendampingi difabel. Sehingga difabel lain juga bisa merasakan seperti yang kami rasakan,” ucapnya.
Usai penyaluran bantuan, dilanjutkan dengan diskusi yang menampilkan empat narasumber, yaitu Kepala DISSOSP3AKB Kabupaten Klaten Puspo Enggar Hastuti, Ketua PPDK Qoriek Asmarawati, Manager Bisnis Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah Yudha Aji Pribawa, dan pemilik RPK Toko Vemy Karanganyar, Agus Yulianto.









