WartaKita.org – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Republik Indonesia (RI) tahun 2023 ini menjadi hari yang “istimewa” bagi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Soeradji Tirtonegoro atau yang biasa disingkat RSST Klaten.
Pada hari Kamis (17/8/2023) ini, RSST Klaten melakukan soft launching Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana.
Soft launching Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana ini ditandai dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng oleh Plt Direktur Utama Rumah Sakit Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, dr Endang Widyaswati, M Kes.
Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana ini akan mulai beroperasi secara efektif pada 1 September 2023 mendatang.
Plt Direktur Utama RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, Endang Widyaswati menjelaskan, pengoperasian Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan akan pelayanan kesehatan yang eksekutif dan ditunjang potensi kerjasama dengan pihak ketiga antara lain perusahaan asuransi.
“Karena itu, RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten membuka unit pelayanan khusus Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana. Poliklinik ini akan ditangani oleh 42 tenaga dokter spesialis,” katanya.
Endang Widyaswati menyampaikan, selain melakukan pelayanan medis secara eksekutif, Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana ini juga akan melayani pasien dengan pelayanan non medis. Antara lain kecepatan dan ketepatan pelayanan, pelayanan obat yang ekslusif, yaitu pasien ataupun keluarga pasien tidak perlu antri di depan apotik. Tetapi begitu layanan medis selesai, obat langsung diantarkan kepada pasien.
“Selain itu, juga terkait parkir kendaraan pasien maupun keluarga pasien. Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana menyediakan lahan parkir khusus yang terpisah dengan pasien umum,” ujarnya.
Endang menyatakan, dengan adanya peningkatan pelayanan di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peningkatan derajat kesehatan warga Kabupaten Klaten pada khususnya dan warga di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
”Karena pasien RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten ini tidak hanya dari warga Kabupaten Klaten dan warga Jawa Tengah saja. Tetapi juga warga dari Jawa Barat bagian timur dan warga Jawa Timur bagian barat, serta Yogyakarta,” terangnya.

Sementara itu Ketua panitia soft launching Poliklinik Eksekutif Tirta Cendana, dr Dian Ibnu Wahid menerangkan, pelayanan seperti poliklinik eksekutif ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun karena ada perampingan bangunan, maka dihapus.
“Dari Kementerian Kesehatan diminta untuk dibuat lagi. Dan kita bergerak cepat, sehingga bisa membangun layanan eksekutif ini. Harapan kami, akan ada banyak layanan baru yang dibuka di poliklinik eksekutif ini kedepannya,” ungkapnya.
Dian Ibnu Wahid mengemukakan, pihaknya membangun poliklinik eksekutif ini dalam waktu sekitar satu bulan.
“Alhamdulilah, berkat dukungan dari banyak staff, banyak Direksi, hal ini bisa terjadi, bisa terwujud. Kita membuat satu bangunan baru yang regulasinya banyak sekali dan tidak gampang. Tetapi kita selalu berupaya agar rumah sakit kita ini menjadi rumah sakit yang terbaik,” harapnya.









