Rayakan Ultah Ke 4, Paroki Cawas Gelar Kenduri Dan Tari Gambyong Massal

Rama Alexander Joko Purwanto, Pr berfoto bersama ratusan ibu dan pemudi serta anak-anak usai melakukan flashmob Tari Gambyong secara massal, Minggu (2/7/2023).

WartaKita.org – Paroki Santa Maria Assumpta Cawas, Kabupaten Klaten merayakan pesta ulang tahun (ultah) yang keempat pada bulan Juli 2023 ini.

Rangkaian perayaan ultah digabung dengan perayaan pesta pelindung Paroki yakni Santa Maria Assumpta. Maka selama bulan Juli sampai Agustus dilakukan berbagai macam kegiatan umat.

Bacaan Lainnya

Mengawali kegiatan perayaan, Paroki Cawas mengadakan acara kenduri bersama warga di sekitar gereja pada Sabtu (1/7/2023) malam. Masyarakat Dukuh Brangkal dan sekitarnya diundang untuk kenduri mengucap syukur atas berkat penyertaan Tuhan bagi Paroki Cawas.

Hadir dalam acara kenduri ini, Camat Cawas Moh Prihadi, Danramil Cawas Lettu Arh Warsono dan sejumlah Perangkat Desa Barepan. Ada sekitar 60 warga yang ikut hadir dalam acara kenduri ini.

Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki Cawas, Agung Setiawan dalam sambutan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan untuk bersyukur bersama umat Paroki Cawas.

Sedang Camat Cawas Moh Prihadi dalam sambutan ikut bergembira atas ulang tahun Paroki Cawas ini.

“Saya berharap, agar dengan bertambahnya usia, umat Katolik di Paroki Cawas ikut serta mengembangkan kehidupan yang rukun dan guyub di tengah masyarakat. Peran serta dan keterlibatan umat Katolik bisa dirasakan oleh warga dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” harap Camat.

Camat Cawas, Moh Prihadi, Danramil Cawas Lettu Arh Warsono dan sejumlah Perangkat Desa Barepan menghadiri acara kenduri pada Sabtu (1/7/2023) malam.

Sementara itu pada hari Minggu (2/7/2023) diadakan Misa Syukur dan dilanjutkan dengan flashmob Tari Gambyong bersama umat di lapangan parkir Gereja Cawas. Ratusan ibu dan pemudi serta anak-anak ikut serta dalam tarian massal ini. Kegiatan ini bertujuan untuk melibatkan sebanyak mungkin umat agar ikut serta melestarikan budaya Jawa yang luhur itu.

Suasana sukacita dan guyub nampak dalam acara tarian massal ini. Sebanyak 13 lingkungan di Paroki Cawas ikut ambil bagian dalam tarian ini.

C Haryani yang mengkoordinir dan melatih para penari merasa senang dan lega bisa mengumpulkan ratusan orang untuk ikut terlibat menari Gambyong.

Ketua Panitia HUT dan Pesta Nama Paroki Cawas, Yulius Rudianto mengaku sangat gembira dan bangga karena tidak menduga antusiasme umat sangat banyak dalam kegiatan tarian massal ini.

“Kami juga mengundang UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) dan warung-warung angkringan di sekitar gereja untuk berjualan mendukung kegiatan ini. Ini sebagai wujud kongkret kepedulian Gereja kepada pedagang kecil yang berjualan di sepanjang jalan Cawas,” katanya.

Yulius menambahkan, ada sejumlah kegiatan yangakan dijalani selama bulan Juli sampai Agustus mendatang. Antara lain sosialisasi BKSY, sarasehan lingkungan dengan tema “Meneladan sikap Maria, Pelindung Paroki”, lomba memelihara Taman Doa, Jalan Sehat Nusantara bersama Komunitas ME Joglolang, pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Pakisan, olahraga, sarasehan kebangsaan, lomba koor antar lingkungan dan seminar untuk ibu paroki.

Suasana acara kenduri bersama di Gereja Paroki Cawas pada Sabtu (1/7/2023) malam.

Pelibatan warung angkringan di sekitar Gereja Cawas ini disambut baik oleh Pak Kumis, salah satu pedagang angkringan.

“Saya merasa senang karena boleh berjualan saat ada kegiatan di gereja. Ini bisa menambah hasil untuk keluarga,” katanya sambil mengemas gerobak angkringannya yang habis laris dibeli umat yang hadir.

Terkait, Pastor Paroki Cawas, Rama Alexander Joko Purwanto, Pr menjelaskan, pesta ulang tahun Paroki Cawas ini dilakukan dengan sederhana dan melibatkan sebanyak mungkin umat serta bersuasana membangun kebersamaan di tengah umat.

“Maka banyak kegiatan memang dipilih agar umat banyak yang bisa ikut terlibat,” tandas rama.

Rama Joko berharap, dengan semakin terlibat, umat semakin ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan Gereja sebagai sebuah paguyuban umat beriman yang ambil bagian dalam karya keselamatan Tuhan.

“Gereja adalah kita semua. Maka setiap orang punya peran dan tanggung jawab yang sama demi memajukan Gereja,” harap rama.

Pos terkait