WartaKita.org – Perayaan Natal umat kristiani Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Klaten diadakan di Pendopo Kabupaten Klaten, Selasa (7/1/2020) pagi.
Tema perayaan Natal umat kristiani tahun 2019 ini yaitu “Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang”.
Perayaan Natal Korpri ini dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Klaten Albertus Usada, sejumlah pejabat, undangan, dan lainnya.
Ketua Panitia Natal Korpri, Sinung Nugroho dalam laporan menyampaikan, perayaan Natal Korpri ini dihadiri para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten yang beragama kristiani, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Kepala Desa, instansi vertikal, dan lainnya.
“Total ada sekitar 400 orang yang hadir dalam perayaan Natal ini. Ini minus dari OPD Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan yang mengadakan perayaan Natal sendiri. Sedang anggaran berasal dari swadaya anggota Korpri,” katanya.
Sinung Nugroho menambahkan, dalam perayaan Natal kali ini, umat kristiani Korpri memberikan bantuan dana untuk dua gereja dan bantuan pendidikan untuk sejumlah anak kurang mampu.
“Melalui perayaan Natal ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi, serta menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan iman. Sehingga umat kristiani Korpri dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada sesama tanpa membeda-bedakan. Jadilah sahabat bagi semua orang,” ujarnya.
Sedang Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan berharap, perayaan Natal ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta pelayanan kepada sesama.
“Selama ini umat kristiani Korpri telah memberikan andil bagi pembangunan Klaten. Karena itu, saya mengajak umat kristiani Korpri untuk dapat bekerja sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi)-nya untuk mewujudkan Klaten yang keren, hebat, maju, mandiri, dan berdaya saing,” ajaknya.
Sementara itu Pendeta Lukas Suprastowo dalam renungan Natal menyatakan, sahabat yang baik selalu mengedepankan saling pengertian. Karena itu, binalah persahabatan bagai (seperti) kepompong.
“Persahabatan itu diupayakan dari hal yang tidak mudah. Namun bisa berubah menjadi indah, ketika kita dapat saling memaklumi. Maka, maklumilah teman, dan terimalah perbedaan. Karena kunci dari persahabatan adalah mau memahami dan dipahami, antara aku dan kamu, sehingga akhirnya menjadi kami,” pesannya.
Perayaan Natal ini dimeriahkan dengan persembahan beberapa lagu dari Krista One Choirs dan tari. Pada kesempatan itu juga diadakan kolekte yang terkumpul Rp2 juta lebih.









