WartaKita.org – Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten mengadakan bakti sosial (baksos) pembagian paket sembako kepada 27 guru dan karyawan di tiga SD Kanisius di Kabupaten Klaten pada Rabu (22/12/2021).
Kepala Bimas Katolik Kantor Kemenag Kabupaten Klaten, YB Heru Kristomo menjelaskan, baksos pembagian paket sembako ini bertujuan untuk membantu para guru dan karyawan SD Kanisius yang “terdampak” dari kebijakan Yayasan Kanisius.
Ketiga sekolah ini yaitu SD Kanisius Kerten (Kecamatan Gantiwarno), SD Kanisius Nglinggi (Klaten Selatan), dan SD Kanisius Jombor (Ceper). Pengelolaan ketiga sekolah ini sudah “dilepas” dari Yayasan Kanisius dan sekarang menjadi tanggung jawab Paroki setempat.
“Paket sembako ini kita berikan kepada teman- teman guru dan karyawan SDK Kerten (9 orang), SDK Nglinggi (13 orang), dan SDK Jombor (7 orang). Paket sembako berisi beras 2,5 kg, gula 1 kg, mie instant 5 bungkus, teh 1 kotak, kecap 1 botol, saos 1 botol, dan sarden 1 kaleng kecil. Semoga paket sembako ini bisa membantu para guru dan karyawan SDK dalam merayakan Natal,” katanya.

YB Heru Kristomo menyampaikan, sumber dana kegiatan baksos ini diperoleh dari gotong royong para guru Kemenag Klaten secara sukarela.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dana maupun doa dari bapak ibu guru SD, SMP, SMA, dan SMK yang telah rela hati memberikan sedikit rejeki kepada teman- teman guru dan karyawan (SD Kanisius). Semoga kerelaan hati bapak ibu guru menjadikan berkat bagi kita semua,” ujarnya.
Baksos pembagian paket sembako ini mendapat tanggapan yang baik dari para penerima.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan para guru (Kantor Kemenag Klaten) kepada kami. Bantuan ini bisa untuk menyambung hidup kami,” ucap salah satu penerima bantuan paket sembako.









