WartaKita.org – Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten merayakan Minggu Kerahiman Ilahi (MKI) secara sederhana namun meriah di gereja paroki setempat, Minggu (24/4/2022) pagi.
Misa Minggu Kerahiman Ilahi ini dirayakan secara khusus oleh para devosan Kerahiman Ilahi Simpul Paroki Wedi bersama anak-anak PIA (Pendampingan Iman Anak) dan PIR (Pendampingan Iman Remaja) paroki tersebut.
Perayaan Ekaristi Minggu Kerahiman Ilahi ini dipimpin oleh Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi, Pr.
Dalam misa ini, ditayangkan film mengenai Santa Faustina, serta pemberkatan gambar Kerahiman Ilahi yaitu lukisan Yesus yang bertuliskan “Engkau Andalanku” dan gambar Santa Faustina.

Anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dari rama saat homili diberi gambar Santa Faustina.
Umat yang hadir dalam misa tersebut juga diberi leaflet yang didalamya terdapat gambar Kerahiman Ilahi dan Santa faustina, Jam Doa Kerahiman Ilahi (pukul 15.00), Doa Utama Kepada Kerahiman Ilahi dan Doa Koronka Kerahiman Ilahi.
Anak-anak juga diajak menyanyi lagu “Yesus Kau Andalanku”.
Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi, Pr dalam homili menyampaikan, kerahiman berarti belas kasih. Dalam Injil, banyak diceritakan bagaimana Yesus tergerak hatinya untuk menolong orang lain.
“Karena itu, umat diajak untuk mengasihi orang lain dengan berbalis kasih. Umat diminta melakukan perintah Yesus dengan tindakan belas kasih. Caranya dengan saling sapa, berbagi berkat, menolong, dan sebagainya,” kata rama.

Rama Luhur menyatakan, umat diutus untuk mewartakan belas kasih, kerahiman Tuhan dengan cara saling mengampuni satu sama lain.
“Kita harus saling memaafkan, saling mengampuni. Sebab kalau kita menyimpan kesalahan orang lain, ini akan menjadikan kita sakit hati. Maka, jangan menyimpan dendam, karena kita akan sakit hati. Lebih baik kita mau memaafkan, dan saling mengampuni,” pesan rama.
Dalam Ekaristi ini, anak-anak menerima “komuni bathuk” atau berkat dari rama untuk yang pertama kalinya setelah pandemi Covid-19. Anak-anak pun merasa senang.
Usai Ekaristi, diadakan foto bersama antara rama, para Devosan Kerahiman Ilahi, anak-anak PIA dan PIR Paroki Wedi, misdinar, dan pendamping PIA/PIR Paroki Wedi.









