WartaKita.org – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 mengadakan bakti sosial (baksos) pengobatan gratis pada masyarakat yang tinggal di sekitar Stasiun Delanggu, Kabupaten Klaten pada Selasa (23/10/2018).
Baksos pengobatan gratis ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social resonsibility (CSR) serta bukti nyata Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Hadir Untuk Negeri.
Humas PT KAI Daop 6 Eko Budiyanto menyampaikan, ada yang berbeda pada bakti sosial pengobatan gratis kali ini. Ini karena seluruh proses tindakan dilakukan di atas kereta api khusus kesehatan atau yang dikenal dengan sebutan Rail Cinic.
“Pelayanan kesehatan di Stasiun Delanggu ini dilayani dengan Rail Clinic generasi ke 4. Pada kereta generasi ke 4 ini terdapat dua gerbong layanan kesehatan dan dua gerbong lainnya sebagai perpustakaan atau Rail Library,” katanya.
Eko Budiyanto menyatakan, layanan kesehatan yang disediakan di Rail Clinic ini adalah pelayanan kesehatan tingkat pertama yang meliputi pemeriksaan umum, gigi, cek kehamilan, pemeriksaan laboratorium, serta pelayanan kefarmasian.
Sedangkan di Rail Library terdapat perpustakaan manual dengan beragam buku bacaan anak sampai dewasa. Selain itu, juga tersedia fasilitas e-library yang dilengkapi dengan enam buah monitor layar sentuh dengan database berbagai bacaan, video edukatif, serta lagu anak-anak.
“Sebelumnya, PT KAI Daop 6 telah melakukan kegiatan bakti sosial di Stasiun Jenar (Kabupaten Purworejo) dan Stasius Patukan (Kabupaten Sleman) pada bulan Juli 2018 lalu,” ujarnya.
Eko Budiyanto menjelaskan, pembuatan Rail Clinic ini dilatarbelakangi oleh semangat PT KAI untuk memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dengan memanfaatkan jalur kereta api, sehingga dapat menembus daerah yang sulit dilalui oleh kendaraan darat lainnya.
“Untuk mendapatkan layanan kesehatan di Rail Clinic ini, masyarakat hanya diminta untuk menunjukkan kartu undangan yang sebelumnya sudah diberikan terlebih dahulu,” ucapnya.
Pada pelayanan kesehatan di Stasiun Delanggu ini, PT KAI Daop 6 bekerjasama dengan Muspika Delanggu dalam penyampaian undangan kepada masyarakat. Ada 300 undangan yang terdiri dari warga dan pelajar yang mengikuti pengobatan gratis ini. Selain itu, juga diadakan pembagian 50 kacamata gratis kepada 42 anak SD Negeri 1 Gatak dan 8 anak SDN 1 Tlobong.
“Dalam kegiatan ini juga diisi penyuluhan mengenai kesehatan dari Puskesmas Delanggu, serta penyuluhan keamanan dan ketertiban di sekitar jalur kereta api. PT KAI menyiagakan tim kesehatan yang berasal dari internal pegawai PT KAI untuk melayani masyarakat. Pelayanan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan warga di sekitar wilayah kerja PT KAI Daop 6 menjadi lebih baik,” terangnya.

Pelayanan kesehatan yang dilakukan di Rail Clinic ini disambut baik oleh warga dan pelajar. Sambil menunggu antrian di Rail Clinic, para pelajar diberi kesempatan untuk menikmati fasilitas perpustakaan yang ada di gerbong Rail Library.
Pelajar SD Negeri 1 Tlobong, Indah mengaku senang dengan layanan perpustakaan yang ada di gerbong Rail Library. Ini karena selain tempatnya nyaman, fasilitas buku yang disediakan juga banyak.
“Di sini ada berbagai koleksi buku untuk anak. Alat permainanan anak juga disediakan. Ruangannya sangat nyaman. Sungguh menyenangkan,” akunya.
Pada kesempaan itu, Eko Budiyanto meminta kepada masyarakat yang tinggal berdekatan dengan stasiun atau rel kereta api untuk ikut menjaga keamanan perjalanan kereta api dan aset-aset yang menjadi milik PT KAI.
Sekadar diketahui, sampai saat ini, PT KAI memiliki empat Rail Clinic yang beroperasi di wilayah Sumatera dan Jawa. Tiga Rail Clinic sebelumnya sudah disebar ke Medan, Palembang, dan Tanjung Karang.









